Toton Caribo Naik Level, Siapkan Album Perdana Bareng Sony Music

2 hours ago 1

Jadi intinya...

  • Toton Caribo resmi bergabung dengan Megah Music (Sony Music) untuk album perdana.
  • Megah Music melihat Toton sebagai ikon musik Timur dengan potensi besar dan karya terbukti.
  • Album perdana akan berbeda, fokus kualitas audio/visual, target jangkauan luas.

Liputan6.com, Jakarta - Industri musik bersiap menyambut karya monumental dari salah satu talenta Indonesia Timur, Toton Caribo. Kehadirannya kini kian diperhitungkan setelah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Megah Music, sebuah label di bawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia.

Langkah ini tidak lepas dari pengamatan Wisnu Wicaksana selaku Head of A&R Megah Music, yang melihat potensi luar biasa Toton. Wisnu kemudian membeberkan alasan di balik keputusan label meminang Toton sebagai bagian dari keluarga besar mereka.

“Toton salah satu musisi yang sudah menjadi ikon musik Timur di Indonesia, dan karya-karyanya pun sudah terbukti menarik perhatian pendengar musik di Indonesia bahkan mancanegara," ujar Wisnu Wicaksana di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026).

Rekam jejak Toton Caribo yang cukup gemilang di berbagai platform musik digital menjadi bukti musik dari wilayah Timur Indonesia memiliki tempat spesial di telinga publik. Wisnu menilai bahwa momentum ini merupakan saat yang paling tepat untuk mengangkat skala kreativitas Toton ke jenjang yang lebih profesional.

“Kita melihat potensi yang sangat baik dan kesempatan kita gunakan untuk membawa Toton bersama-sama naik ke level berikutnya yaitu menghadirkan album perdana yang sudah sama-sama dinantikan,” kata Wisnu.

Pendekatan yang Berbeda dengan Sebelumnya

Saat ini, fokus kolaborasi mereka adalah merampungkan pengerjaan album perdana yang sangat dinanti-nantikan oleh para penggemar setianya. Wisnu memberikan sedikit bocoran mengenai proses produksi, serta bagaimana arah musikalitas yang akan ditonjolkan dalam proyek ini.

“Sejujurnya saat ini belum seluruh materi album rampung 100 persen. Namun gambarannya sudah terlihat, pendekatan akan sedikit berbeda dari rilisan Toton sebelumnya,” ungkap Wisnu.

Selain berfokus pada kualitas audio, pihak label dan Toton juga memberikan perhatian khusus pada elemen estetika untuk mendukung narasi dalam album tersebut. Keseriusan ini ditunjukkan dengan persiapan matang dari sisi teknisagar visual yang dihasilkan mampu merepresentasikan jiwa dari setiap lagu yang ada.

“Bahkan untuk persiapan visual di album ini, Toton sudah menyiapkan peralatan untuk mendukung konsep album ini agar lebih baik dari materi sebelumnya," imbuh Wisnu.

Ada Tantangan, Ditantangi

Wisnu tidak menampik bahwa setiap proses kreatif yang melibatkan standar tinggi memiliki tantangan tersendiri. Namun ia menekankan bahwa pihaknya merasa antusias dalam menghadapi setiap dinamika yang muncul selama proses pengerjaan album berlangsung.

“Kalau tantangan pasti ada dan pasti kita tantangi," ceplos Wisnu lalu tertawa.

Ingin Jangkau Publik Lebih Luas

Melalui bendera Sony Music, diharapkan pesan dan identitas musik yang dibawa oleh Toton bisa beresonansi lebih luas. Visi utamanya merangkul berbagai kalangan pendengar agar musik Timur semakin inklusif dan dikenal oleh audiens yang lebih masif dari sebelumnya.

“Harapannya tentu kita ingin menghadirkan sebuah konsep album yang menyeluruh secara konsep dan berkualitas secara audio dan finishing. Serta dapat menyentuh berbagai lapisan masyarakat lebih jauh lagi dari sebelumnya,” ucap Wisnu Wicaksana.

Sinopsis Film Crayon Shinchan The Movie: Our Dinosaur Diary di Vidio, Ini Keseruan Sinchan dan Dinosaurus

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |