Liputan6.com, Jakarta - Industri perangkat keras komputer (PC) konsumen global dilaporkan tengah berada di ambang kemerosotan paling signifikan dalam satu dekade terakhir.
Laporan terbaru dari firma riset industri DIGITIMES mengungkapkan bahwa optimisme raksasa teknologi asal Taiwan mulai menyusut, di mana mereka memutuskan untuk memangkas target pengiriman motherboard secara drastis untuk tahun fiskal 2026.
Dilaporkan Gizmochina, Minggu (10/5/2026), kombinasi antara lonjakan harga komponen yang tak terkendali dan melemahnya daya beli konsumen menjadi faktor utama yang melumpuhkan sektor ini.
Nama-nama besar seperti Asus, Gigabyte, MSI, dan ASRock diprediksi akan mengalami penurunan volume pengiriman yang tajam, menandakan berakhirnya era pertumbuhan pasca-pandemi yang sempat dinikmati industri ini.
Fenomena kecerdasan buatan (AI) yang meledak dalam dua tahun terakhir ternyata membawa dampak paradoks bagi ekosistem PC. Di saat perusahaan teknologi meraup untung dari infrastruktur AI, pasar konsumen justru menjadi korban.
Menurut analis industri, kelangkaan pasokan dan kenaikan harga perangkat keras konsumen berakar pada pergeseran prioritas manufaktur oleh produsen semikonduktor global.
Raksasa chip seperti Intel dan AMD dilaporkan mulai mengalihkan fokus lini produksi mereka. Laba tinggi yang ditawarkan oleh prosesor server—seperti seri Xeon dari Intel dan EPYC dari AMD—jauh lebih menggiurkan dibandingkan CPU untuk kebutuhan desktop atau laptop rumahan. Akibatnya, kapasitas produksi untuk pasar konsumen menyusut signifikan.
Dampaknya sudah mulai terasa di tingkat ritel, di mana pasokan prosesor menjadi langka dan harganya melonjak.
Ironisnya, para pengamat pasar memperkirakan bahwa kenaikan harga CPU ini belum mencapai puncaknya, dengan proyeksi lonjakan harga tambahan yang diprediksi akan terjadi pada paruh kedua tahun 2026.
Biaya Rakit PC Kian Tak Terjangkau
Selain masalah pada "otak" komputer, sektor memori (RAM) dan penyimpanan (Storage/SSD) juga memberikan tekanan berat bagi para perakit PC dan produsen laptop. Data menunjukkan bahwa harga memori telah meningkat tajam dalam setahun terakhir.
Jika sebelumnya komponen RAM dan penyimpanan hanya menyumbang sekitar 15% dari total biaya pembangunan sebuah PC, kini angka tersebut membengkak hingga melampaui 30%.
Pergeseran struktur biaya ini memaksa produsen laptop global untuk mengambil langkah tidak populer: menaikkan harga jual unit sebesar 10% hingga 20% kepada konsumen akhir.
Di segmen pasar menengah ke bawah (entry-level), situasinya bahkan lebih suram. Demi menjaga harga agar tetap terjangkau oleh kantong masyarakat, beberapa produsen mulai menurunkan spesifikasi perangkat mereka secara drastis.
Fenomena ini menciptakan stagnasi teknologi di tingkat konsumen, di mana pengguna harus membayar harga yang sama atau lebih mahal untuk performa yang lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini secara otomatis meredam gairah konsumen untuk melakukan pembaruan (upgrade) perangkat.
Stagnasi Pasar GPU dan Perubahan Perilaku Konsumen
Sektor kartu grafis (GPU), yang biasanya menjadi penggerak utama pasar PC gaming, juga gagal memberikan stimulus.
Pada 2026, NVIDIA selaku pemimpin pasar dilaporkan tidak meluncurkan pembaruan besar pada seri RTX 50. Sementara itu, rumor menyebutkan bahwa generasi penerusnya, seri RTX 60, kemungkinan besar baru akan menyapa pasar pada 2028.
Absennya inovasi radikal dan harga GPU yang tetap bertengger di angka yang tinggi di berbagai wilayah membuat konsumen bersikap apatis.
Laporan pasar menunjukkan tren baru di mana pengguna lebih memilih untuk mempertahankan perangkat lama mereka selama mungkin (memperpanjang siklus pemakaian) daripada harus mengalokasikan anggaran besar untuk perangkat keras baru yang peningkatannya dianggap tidak sebanding dengan harganya.
Sinyal Bahaya dari Taiwan
Dampak dari lesunya pasar ini terlihat jelas pada revisi target internal perusahaan-perusahaan motherboard di Taiwan. Asus, yang selama ini dikenal sebagai pemimpin pasar, dilaporkan kesulitan untuk mempertahankan target pengiriman 10 juta unit motherboard pada 2026.
Angka itu merupakan penurunan drastis mengingat pada 2025, perusahaan masih mampu mengirimkan sekitar 15 juta unit.
Senasib dengan Asus, kompetitor terdekatnya seperti Gigabyte, MSI, dan ASRock juga bersiap menghadapi kontraksi penjualan. Pelemahan pasar PC rakitan secara global dianggap sebagai "badai sempurna" yang memukul pendapatan divisi perangkat keras konsumen mereka.
Server AI Sebagai Penyelamat
Meskipun divisi konsumen sedang berdarah-darah, sejumlah perusahaan ini diperkirakan tetap akan mencatatkan profitabilitas berkat pergeseran model bisnis. Booming server AI telah menjadi mesin pendapatan baru yang sangat kuat.
Pendapatan dari penjualan server khusus AI kini dilaporkan telah melampaui pendapatan dari perangkat keras konsumen tradisional.
Bagi perusahaan seperti Asus dan Gigabyte, pertumbuhan di sektor infrastruktur pusat data dan AI ini menjadi bantalan yang mampu mengompensasi kerugian akibat penurunan pengiriman motherboard dan kartu grafis.
Secara keseluruhan, tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun transisi yang pahit bagi pengguna PC rumahan dan antusias teknologi.
Industri tengah bergerak menjauh dari ketergantungan pada pasar konsumen individu dan lebih condong ke arah korporasi dan infrastruktur AI, sebuah pergeseran yang mungkin akan mengubah peta persaingan perangkat keras komputer secara permanen di masa depan.

12 hours ago
9
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3240237/original/048246700_1600303636-ps5-04.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4939350/original/012560200_1725782231-ZV-E10_ii_-_black__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5594501/original/038399200_1778153500-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_18.24.52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5627546/original/050198600_1778223321-inbook_inbookx2_base1_3_2_1_5a917ac8-66ff-40c0-b535-3bf026cd90b4.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5625699/original/024181400_1778219948-pc1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5628651/original/017573000_1778225327-6c205137b8ac2ca09cfc19c778812176.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4801887/original/064832300_1713169043-Redmi_Pad_Pro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5621517/original/001783000_1778211435-id-feature-all-new--open-type-design-542189898.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5620837/original/055689000_1778210335-1-3-900x596.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5619193/original/045142600_1778207266-cropped-5a3b0d1a-0247-41cf-adf9-24acec59432b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5620531/original/035452900_1778209796-notebook-latitude-14-7440-t-gray-gallery-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4049360/original/070946000_1654889194-Canggih_dan_Stylish__Huawei_Rilis_Dua_Smartwatch_Baru_untuk_Tunjang_Gaya_Hidup_Sehat_Masa_Kini__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4747859/original/050604200_1708416631-Redmi_A3_hadir_di_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5593936/original/014689100_1778152504-40823.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5594481/original/046412800_1778153483-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_18.24.48.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518198/original/000391800_1772485457-Apple-iPhone-17e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4898480/original/002076500_1721648404-IMG_20240722_141458.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5586435/original/065754900_1778139836-Brave_4_2472a74d-9c90-4e90-87b9-f7f355ecb22c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4871670/original/068086800_1719081851-Tecno_Pova_6__3_.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475774/original/076652300_1768649234-pipit_image_1.jpeg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488515/original/050407300_1769755855-Shelter_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469443/original/087526700_1768118336-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_2.08.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467417/original/011661500_1767880176-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_17.44.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5169754/original/004758200_1742544934-WhatsApp_Image_2025-03-19_at_18.19.10_b997d6cd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469249/original/027152200_1768101623-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480015/original/036621700_1769004665-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_20.52.43.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473880/original/084419100_1768460771-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475262/original/007233400_1768560829-Tolong_Saya_2.jpeg)


