iOS 26.6 Tambal 75 Celah Keamanan Berbahaya di iPhone, Apa Saja?

5 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Apple baru saja merilis pembaruan perangkat lunak iOS 26.6 dan iPadOS 26.6. Lewat pembaruan ini, raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat (AS) tersebut menyematkan perbaikan besar-besaran untuk menutup lebih dari 75 celah keamanan yang selama ini mengintai pengguna iPhone dan iPad.

Secara rinci, dokumen panduan keamanan Apple mencatat ada 78 daftar kerentanan individu yang mencakup 87 nomor Common Vulnerabilities and Exposures (CVE) unik.

Jumlah nomor CVE terlihat lebih banyak karena beberapa entri celah keamanan menangani lebih dari satu potensi ancaman sekaligus.

Meskipun perbaikan yang dihadirkan tergolong masif, Apple memastikan belum menemukan bukti bahwa kerentanan-kerentanan tersebut telah dimanfaatkan oleh peretas.

Dari 75 celah keamanan berbahaya yang ditambal iOS 26.6, berikut beberapa di antaranya:

  • Akses Root & Eksekusi Kode: Celah pada MediaRemote dan AVEVideoEncoder yang dapat memberi akses penuh (root/kernel) kepada aplikasi berbahaya.
  • Sistem Sandboxing: Kerentanan pada Game Center, CloudAttestation, dan libc yang memungkinkan aplikasi jahat membobol batasan sistem hingga memotong verifikasi kode resmi.
  • Pemanfaatan Berkas Media: Celah pada ImageIO dan SceneKit yang memicu eksekusi kode berbahaya hanya dari memproses gambar atau berkas rancangan khusus.
  • Privasi Data & Kontak: Peretas berpotensi menambah kontak tanpa izin pengguna, atau mengintip data sensitif lewat fitur iPhone Mirroring jika memegang perangkat secara fisik.

Perbaikan pada Kernel, WebKit, dan Wi-Fi

Sektor vital sistem operasi tidak luput dari pembaruan. Apple menutup belasan celah pada bagian Kernel yang berpotensi merusak memori utama, membocorkan data rahasia, menerobos filter jaringan, hingga membuat sistem mati mendadak.

Mesin peramban WebKit (basis Safari) juga menerima pembenahan besar. Sebelum diperbaiki, celah di WebKit dapat dimanfaatkan untuk mengintip riwayat penelusuran web, memalsukan tampilan antarmuka (spoofing), mengakses berkas di luar sistem, hingga membuat Safari crash.

Selain itu, ditemukan satu celah pada fitur Wi-Fi yang memungkinkan peretas di sekitar pengguna merusak memori proses perangkat.

Mac dan Perangkat Lain Turut Diperbarui

Ancaman keamanan ini tidak hanya menyasar iPhone. Apple turut merilis macOS Tahoe 26.6 yang membawa perbaikan untuk 155 CVE unik.

Pembaruan Mac ini menambal celah yang bisa dimanfaatkan aplikasi asing untuk menembus benteng keamanan Gatekeeper serta mengakses data pribadi pengguna. Pembaruan juga dihadirkan untuk versi macOS yang lebih lama.

Ekosistem perangkat Apple lainnya seperti Apple Watch (watchOS 26.6), Apple TV (tvOS 26.6), dan Apple Vision Pro (visionOS 26.6) secara kumulatif menerima perbaikan atas 194 CVE unik.

Langkah agresif Apple dalam memperbarui keamanan ini menyusul percepatan rilis iOS 26.5.2 pada bulan lalu, yang terpaksa dipercepat akibat maraknya ancaman alat peretasan berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Pengguna diimbau untuk segera memperbarui perangkat mereka demi menjaga keamanan data pribadi.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |