Musisi Malique, Zizi Kirana, dan Yasin Sulaiman Rekam Lagu Yang Tinggal, Dukung Palestina

5 hours ago 6

Jadi intinya...

  • "Yang Tinggal" adalah lagu kolaborasi musisi Malaysia yang menyuarakan pesan kemanusiaan untuk Palestina.
  • Lagu ini diperkaya paduan suara anak pengungsi Suriah, menambah dimensi emosional dan harapan.
  • Terinspirasi kisah tragis anak korban perang, lagu ini seruan nurani untuk perdamaian dan kemanusiaan.

Liputan6.com, Jakarta - Musik sebagai bahasa universal kerap digunakan untuk menyuarakan pesan penting. Ini pula yang dilakukan tiga musisi Malaysia, yakni Malique, Zizi Kirana, dan Yasin Sulaiman kala merekam lagu baru, “Yang Tinggal.” Lagu ini berisi pesan kemanusiaan bagi korban perang, masyarakat sipil Palestina. “Yang Tinggal” mulai digagas pada pertengahan 2025 melalui diskusi antara Zizi Kirana dan Direktur Icon Records, Iman Tang.

Kala itu, Malique dan Tripdisz menyelesaikan komposisi yang terinspirasi dari tragedi kemanusiaan di Palestina. Lagu ini butuh penyanyi dengan kemampuan vokal kuat sekaligus bisa menghadirkan nuansa emosional dan sentuhan musik Timur Tengah. Yasin Sulaiman pun jadi pilihan utama. Namun proses kolaborasi ini tak berjalan mudah. Saat itu Yasin menjalani perawatan di salah satu rumah sakit.

Setelah melalui koordinasi intensif bersama pihak rumah sakit dan otoritas terkait, izin akhirnya diberikan sehingga proses produksi dapat dilaksanakan. “Yang Tinggal” dirilis sebagai bagian program Premium Artist Collaboration 2026 dari Icon Records.

Pesan di Balik Lagu Yang Tinggal

Dalam interviu online bersama awak media pada Jumat (10/7/2026), Zizi Kirana menyebut, “Lagu ‘Yang Tinggal’ menjadi karya sarat makna tentang kehilangan, harapan, keteguhan hati, serta nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehancuran akibat konflik bersenjata.”“Yang Tinggal” juga menjadi momen spesial karena mempertemukan kembali Malique dengan Yasin Sulaiman. Keduanya pernah mencetak sukses besar melalui lagu legendaris “Alhamdulillah.” Dalam lagu itu, Dian Sastrowardoyo tampil membaca puisi.

Keterlibatan Choir Anak

Kembali ke “Yang Tinggal,” lagu ini terasa makin istimewa dengan keterlibatan Voices of Bilad al-Sham Children’s Choir by Cinta Salam Malaysia, yang beranggotakan anak-anak pengungsi Suriah. Kontribusi mereka simbol sekaligus representasi suara tanah Syam yang selama ini bergema di tengah konflik kemanusiaan. Kehadiran Voices of Bilad al-Sham Children’s Choir by Cinta Salam Malaysia menambah dimensi emosional pada “Yang Tinggal.”

“Paduan suara ini memberi makna lebih dalam. Suara Voices of Bilad al-Sham Children’s Choir merepresentasikan harapan, keteguhan, dan doa dari generasi yang turut merasakan dampak perang,” beri tahu Zizi Kirana.Fakta menarik lainnya, “Yang Tinggal” terinspirasi kisah nyata. Malique ingin mengabadikan tragedi anak kecil yang gugur akibat serangan bom saat membeli roti untuk ibunya. Ketika jasadnya ditemukan, anak tersebut masih menggenggam roti di tangannya.

Lebih dari Sekadar Lagu

Berangkat dari kisah tersebut, Malique mengambil inisiatif untuk menerjemahkan rasa duka, kemanusiaan, dan harapan ke dalam karya musik yang melampaui batas bahasa serta negara. Karenanya, “Yang Tinggal” lebih dari sekadar lagu.“Ini seruan nurani agar dunia tidak lagi memalingkan wajah dari penderitaan mereka yang masih tertinggal di tengah perang,” ucap Malique. Ia mengajak pendengar merenungkan arti kasih sayang, kemanusiaan, dan perdamaian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

6 Fakta Nando Hilmy dan Gary Iskak Main Film Lastri Arwah Kembang Desa, Kado untuk Almarhum

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |