Lirik Lagu Piala dari Mada, Sorotan Tajam Atas Fenomena Sosial Pelakor

16 hours ago 12

Jadi intinya...

  • Musisi Mada rilis single "Piala" pada 5 Juni 2026, berkolaborasi dengan Iqbal Afifi.
  • Lagu pop dengan sentuhan rock dan jaz ini terinspirasi fenomena orang ketiga dalam pernikahan.
  • Mada bertujuan berbagi pengalaman, pemikiran, dan hikmah melalui musiknya secara jujur.

Liputan6.com, Jakarta - Musisi Mada melanjutkan perjalanan musik dengan merilis single kedelapan bertajuk “Piala.” Dinaungi label Dua Suara Media, “Piala” dirilis 5 Juni 2026. Mada berkolaborasi dengan Iqbal Afifi. Mengusung genre pop dengan sentuhan rok dan jaz, Mada terinspirasi sejumlah musisi besar seperti Michael Jackson, Toto, Melly Goeslaw, hingga Sheila On 7. Pengaruh mereka turut membentuk karakter musik Mada hingga kini. Ia terlibat dalam proses kreatif, dari penulisan lirik lagu, penciptaan notasi, hingga aransemen “Piala.”

Musik menjadi media bagi Mada dalam menyampaikan rasa, pemikiran, serta hikmah yang ingin dibagikan kepada pendengar secara jujur tanpa tekanan atau aturan dari pihak mana pun. Penciptaan lagu “Piala” bermula ketika Mada main gitar. Dari rangkaian nada yang muncul spontan, lahirlah ide awal lagu tentang patah hati. Seiring waktu, Mada merasa tema tersebut sudah sering diangkat dalam banyak lagunya.

Di saat yang sama, perhatian Mada tertuju pada fenomena sosial tentang kehadiran orang ketiga dalam pernikahan atau pelakor. Pelakor dari kalangan awam hingga selebritas selalu jadi omongan publik. Dari situ, Mada mendapat sudut pandang baru untuk mengembangkan lirik “Piala.”

Kolaborasi vokal dengan Iqbal Afifi menambah kedalaman emosi lagu ini. Bagi Mada, musik bukan sekadar hiburan. “Tujuan saya bermusik adalah berbagi rasa, pikiran, dan hikmah lewat nada dan lirik,” kata Mada kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Pengalaman, Pemikiran, Pelajaran

Setelah perilisan single ini, Mada berencana untuk terus memperkenalkan “Piala” kepada penikmat musik Indonesia. Ia akan terus mengupayakan agar lagu tersebut dapat menjangkau lebih banyak pendengar.

“(Saya) berharap setiap karya yang dirilis mampu menjadi sarana untuk berbagi pengalaman, pemikiran, dan pelajaran hidup kepada pendengar. Pesan itulah yang juga coba disampaikan dalam lagu ‘Piala’ ini,” ujarnya.

Identitas Musik Yang Kuat

Dengan identitas musik kuat serta konsistensi dalam menghadirkan karya-karya yang sarat cerita, Mada optimistis “Piala” dapat menjadi langkah baru dalam perjalanan kariernya di industri musik Tanah Air.

Salah satu kekuatan “Piala” adalah melodi yang mudah nyangkut di telinga dan hati, khususnya pada bagian lirik: Kau pikir kaulah yang paling indah, namun tak kau sadari kau hanya piala? Berikut lirik lagu “Piala.”

Kau Pikir Kaulah yang Paling Indah?

Kau pikir kaulah yang paling indah

Namun tak kau sadari kau hanya piala

Mata dan senyummu menawan

Mudahnya nafsu lelaki kau tawan

Tutur kata lumpuhkan logika

Tawa manja tingkahmu menggoda

Kau pikir kaulah yang paling indah

Namun tak kau sadari kau hanya piala

Ku tahu harapmu kau slalu utama

Namun sungguh dirimu bukan yang pertama

Kau hanya piala.

Lekuk indah tinggikan hasrat

Manifestasi racun dunia

Kau pikir kaulah yang paling indah

Namun tak kau sadari kau hanya piala

Ku tahu harapmu kau slalu utama

Namun sungguh dirimu bukan yang pertama

Kau pikir kaulah yang paling indah

Namun tak kau sadari kau hanya piala

Ku tahu harapmu kau slalu utama

Namun sungguh dirimu bukan yang pertama

Kau hanya piala.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Parade 7 Tayangan Seru Vidio Pekan Ini, Termasuk Film Indonesia Miracle in Cell No. 7

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |