Layak Upgrade dari Samsung Galaxy S25 ke Galaxy S26? Ini Perbedaan Paling Terasa

10 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Siklus tahunan smartphone unggulan selalu memicu dilema klasik bagi para pengguna setianya. Apakah peningkatan yang ditawarkan generasi terbaru cukup signifikan dan layak dibeli? Pertanyaan ini kembali mengemuka seiring kehadiran Samsung Galaxy S26 di pasar Indonesia, menantang pendahulunya, Galaxy S25.

Sebagai penerus langsung, Galaxy S26 membawa pergeseran fisik yang kentara dengan dimensi layar yang sedikit melebar ke 6,3 inci serta perubahan minor pada estetika modul kamera belakang.

Namun, jika kita menyelami lebih dalam ke sektor dapur pacu dan efisiensi operasionalnya, apakah lompatan teknologi ini benar-benar membawa dampak yang transformatif untuk pemakaian sehari-hari? Mari kita bedah komparasi mendalamnya.

Peningkatan Galaxy AI

Pada Galaxy S25, fitur Galaxy AI terasa seperti sekumpulan alat bantu mandiri yang harus diaktifkan secara manual (seperti Circle to Search atau Photo Assist).

Cari lagu favorit dengan Circle to Search with Google. (c) Samsung

Sementara di Galaxy S26, fitur kecerdasan buatan tersebut telah melekat lebih dalam pada sistem operasi One UI 8.5 yang berbasis Android 16.

Pembaruan Circle to Search 3.0 with Google di Galaxy S26 Series kini memungkinkan pengguna untuk melingkari dan mencari banyak objek sekaligus dalam satu gambar secara bersamaan. ©Samsung

Berkat integrasi chipset generasi terbaru, Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Exynos 2600 (tergantung wilayah distribusi), kemampuan pemrosesan NPU (Neural Processing Unit) melonjak drastis.

Perbedaan paling terasa ada pada aspek proaktivitas sistem. Galaxy S26 memperkenalkan fitur Now Brief dan Now Nudge yang secara otomatis mempelajari pola aktivitas harian pengguna untuk menyodorkan ringkasan informasi dan pengingat kontekstual tanpa perlu diminta.

Sektor produktivitas juga mendapat peningkatan lewat AI-powered Document Scan yang mampu mendeteksi serta meluruskan lipatan kertas, bayangan, atau gangguan jari secara instan saat memindai dokumen kerja.

Ditambah lagi dengan kemampuan asisten suara yang kini mendukung agen pihak ketiga secara berlapis untuk menangani perintah multitahap yang kompleks.

Kamera: Optimalisasi Komputasi dan Fitur Horizon Lock

Melihat lembar spesifikasi di atas kertas, Samsung tampak tidak melakukan perombakan besar pada perangkat keras kamera Galaxy S26. Konfigurasi lensa utama 50 MP, ultrawide 12 MP, dan telephoto 10 MP dengan 3x optical zoom masih dipertahankan dari generasi sebelumnya.

Namun, bagi kamu yang sering membuat konten visual, kualitas hasil tangkapan gambar justru menyajikan cerita yang berbeda.

Peningkatan nyata bersumber dari pembaruan algoritma ProVisual Engine. Berkat daya komputasi yang lebih superior, pemrosesan gambar berbasis AI pada Galaxy S26 mampu mereduksi noise di kondisi low-light (minim cahaya) secara lebih agresif tanpa mengorbankan detail tekstur alami.

Selain itu, fitur perekaman video pada Galaxy S26 kini dilengkapi dengan opsi Horizon Lock di dalam mode Super Steady.

Fitur ini memastikan garis horizontal tetap sejajar dan stabil secara presisi meskipun ponsel berputar hingga 360 derajat, sebuah pemutakhiran krusial bagi perekaman video aksi atau dokumentasi lapangan yang dinamis. 

Pengisian Daya dan Daya Tahan Baterai

Satu kompromi yang sering dikeluhkan dari varian S-Series reguler berukuran ringkas adalah kapasitas baterainya. Samsung mencoba menjawab tantangan ini pada Galaxy S26 dengan mendongkrak kapasitas baterai menjadi 4.300 mAh, meningkat 300 mAh dari kapasitas 4.000 mAh milik Galaxy S25.

Dampak dari peningkatan ini cukup terasa, memberikan waktu aktif tambahan sekitar 1 hingga 2 jam untuk skenario penggunaan harian yang intens.

Namun, untuk urusan kecepatan pengisian daya, pengguna varian dasar tampaknya masih harus berlapang dada. Di saat varian Plus dan Ultra mendapatkan peningkatan kecepatan pengisian daya kabel, varian standar Galaxy S26 masih tertahan di kecepatan maksimal 25W wired charging.

Pengisian daya ini mampu mengisi baterai dari kondisi kosong hingga 55% dalam waktu 30 menit. Sebagai kompensasi, Galaxy S26 kini sudah mengadopsi teknologi wireless charging berbasis standar Qi2, yang mempermudah penempelan aksesori magnetis dan menjaga stabilitas distribusi daya nirkabel pada kecepatan 15W.

Wi-Fi 7 dan Fungsionalitas Samsung DeX

Bagi para profesional yang mengandalkan smartphone sebagai pusat produktivitas mobile, Galaxy S26 menawarkan efisiensi alur kerja yang lebih matang melalui kombinasi perangkat lunak dan konektivitas.

Dengan adopsi standar Wi-Fi 7 yang lebih merata dan optimasi memori di RAM 12GB, manajemen multitasking terasa jauh lebih instan.

Fitur Call Screening berbasis AI pada Galaxy S26 juga sangat membantu dalam menyaring panggilan masuk dari nomor tidak dikenal dengan cara memberikan transkrip teks secara langsung di layar.

Di sisi lain, peningkatan fungsionalitas Samsung DeX pada One UI 8.5 menyajikan latensi yang lebih rendah saat dihubungkan ke monitor eksternal, membuat transisi dari bekerja di layar ponsel ke pengalaman komputasi desktop menjadi lebih mulus tanpa kendala stuttering.

Perbandingan Spesifikasi

Untuk melihat gambaran menyeluruh, berikut adalah rincian perbedaan teknis antara kedua generasi:

Layar: Galaxy S25 hadir dengan layar 6,2 inci Dynamic AMOLED 2X (2600 nits) dilapisi Gorilla Glass Victus 2. Sementara Galaxy S26 sedikit naik kelas ke 6,3 inci menggunakan panel Dynamic LTPO AMOLED 2X (2600 nits) dengan proteksi Gorilla Glass Victus 3 yang lebih tangguh terhadap benturan.

Dapur Pacu & Memori: Galaxy S25 ditenagai Snapdragon 8 Elite for Galaxy dengan opsi penyimpanan mulai dari 128GB. Galaxy S26 memperbarui performanya lewat silikon generasi teranyar (Snapdragon 8 Elite Gen 5 / Exynos 2600 berbasis fabrikasi 2nm) serta menghapus varian 128GB, sehingga opsi dasarnya langsung dimulai dari 256GB dengan RAM tetap di 12GB UFS 4.0.

Sistem Kamera: Keduanya sama-sama mengusung konfigurasi modul 50 MP (Utama), 12 MP (Ultrawide), dan 10 MP (Telephoto 3x zoom), serta kamera depan 12 MP. Perbedaan mutlak ada pada dukungan algoritma komputasi gambar terintegrasi dan mode video Horizon Lock yang hanya ada di Galaxy S26.

Baterai dan Daya: Samsung Galaxy S25 ditopang baterai 4.000 mAh, sedangkan Galaxy S26 naik menjadi 4.300 mAh. Sistem pengisian daya kabel keduanya sama-sama mentok di 25W, tetapi Galaxy S26 unggul berkat dukungan ekosistem magnetis Qi2 Wireless Charging 15W.

Sistem Operasi Bawaan: Galaxy S25 meluncur pertama kali dengan Android 15 (One UI 7), sementara Galaxy S26 langsung mengadopsi Android 16 (One UI 8.5) sejak 'keluar' dari kotak penjualan.

Worth It atau Tidak?

Dari sisi peningkatan performa komputasi, optimalisasi kamera lewat ProVisual Engine, serta penambahan kapasitas baterai 300 mAh memang menawarkan peningkatan signifikan.

Sebagian fitur Galaxy AI pada One UI 8.5 juga meningkat, dari yang awalnya hanya untuk hiburan, kini dapat mendukung produktivitas harian. Namun, lambat laun juga akan digulirkan ke lini Galaxy S25 melalui pembaruan perangkat lunak berkala dari Samsung.

Tapi, ceritanya akan berbeda jika kamu adalah tipe pengguna yang membutuhkan daya tahan baterai ekstra pada formasi ponsel ringkas, mendambakan ekosistem magnetis Qi2 tanpa alat tambahan, atau berniat melakukan pembaruan dari lini yang lebih usang seperti Galaxy S23 atau varian di bawahnya.

Pada skenario tersebut, Galaxy S26 menyajikan paket yang solid dengan jaminan dukungan pembaruan sistem operasi hingga 7 tahun ke depan.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |