Kronologi Muzakki Ramdhan Jadi Korban Kekerasan di Mal, Sampai Berlutut Minta Maaf

4 days ago 33

Jadi intinya...

  • Aktor muda Muzakki Ramdhan (16) menjadi korban kekerasan fisik di toilet Trans Studio Cibubur.
  • Insiden terjadi pada Kamis, 11 Juni 2026, setelah Muzakki merasa mual usai naik wahana.
  • Seorang pria dewasa mendorong wajah Muzakki hingga kepalanya terbentur dinding, menyebabkan bibirnya berdarah.

Liputan6.com, Jakarta - Aktor Muzakki Ramdhan yang dikenal lewat film box office Pengabdi Setan 2: Communion dan Siksa Kubur jadi korban kekerasan di salah satu mal di Cibubur. Pelakunya pria tak dikenal yang membuntutinya dari toilet mal hingga menuju akses pusat perbelanjaan. Muzakki Ramdhan mengaku kepalanya didorong hingga ke tembok. Ia memperlihatkan bibir berdarah dalam video yang diunggah di akun Instagram terverifikasi, 11 Juni 2026. Bersama unggahan ini, Muzakki Ramdhan menguak kronologi versinya, bermula dari naik roller coaster.

Muzakki Ramdhan dan temannya turun dari roller coaster dalam kondisi mual dan mau muntah. Ia bergegas menuju toilet. “Pergilah kami ke toilet karena aku memang ingin muntah. Buru-buru aku lari ke bilik kamar mandi. Karena buru-buru, aku enggak sengaja nutup pintu toiletnya kekencangan. Habis itu, aku muntah dan aku keluar toilet,” Muzakki Ramdhan menulis. Keluar toilet, baru buka pintu, bilik di sebelahnya juga ikut buka pintu.

Mulanya Muzakki Ramdhan berpikir tak ada orang di bilik sebelah. Ia salah besar. Ada seorang bapak-bapak bertubuh lebih besar dari Muzakki Ramdhan mengikutinya, ke luar toilet, menuju area mal. Tiba-tiba, pria tersebut menarik Muzakki Ramdhan lalu menanyainya dengan nada tinggi.

Situasi pun memanas. “Dia bilang, ‘Kamu tadi nendang-nendang toilet ya?’ Dengan nada tinggi. Aku bilang, ‘Enggak Pak.’ Karena memang aku enggak nendang pintu toilet. Aku minta maaf karena enggak sengaja nutup pintunya kekencangan,” Muzakki Ramdhan menyambung.

Sudah Minta Maaf

Menurutnya, situasi jadi tak kondusif. Berkali-kali Muzakki Ramdhan menjelaskan kronologi versinya tapi pihak lawan seolah tak mau mendengar. Terang-terangan, Muzakki Ramdhan mengaku badannya gemetaran.

“Sudah minta maaf beberapa kali, bapak itu dorong mukaku kencang dengan telapak tangan terbuka sampai aku terdorong dan kepalaku mengenai dinding. Bibir aku berdarah. Aku shock,” beri tahunya.

Badanku Gemetaran

“Badanku enggak bisa gerak karena aku ketakutan. Badanku gemetaran. Aku cuma bisa minta maaf. Aku sampai berlutut minta maaf tapi bapak itu terus memarahi aku,” Muzakki Ramdhan menerangkan.

Ia menggarisbawahi insiden ini terjadi karena kesalahpahaman. Muzakki Ramdhan merasa jadi korban dan tidak seharusnya kesalahpahaman di ruang publik berujung pada kekerasan fisik.

Kesaksian Anwar BAB

Diunggah di medsos, pengakuan Muzakki Ramdhan kebanjiran respons sesama selebritas Tanah Air. “Astaga, Muzakki lekas sembuh. Bisa lapor polisi, cek CCTV di luar toilet,” Joko Anwar menyarankan. Anwar BAB membagikan kesaksian kala bekunjung ke mal yang sama.

Aku berani bersaksi juga, memang benar pintu kamar mandi TSM kalau kita buka suka seperti kayak kenceng. Padahal kita cuma buka sebentar tapi kayak benar-benar orang nutup kencang. Karena aku juga beberapa kali begitu di sana,” akunya lalu menyebut insiden ini kekerasan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Anisa Rahma dan Anandito Dwis Jadi Saksi Kasus Hanania Travel, Dicecar 30 Pertanyaan Penyidik

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |