Konser Symphony of Love Galang Dana Rp359 Juta, Barry Likumahuwa dan Sierra Soetedjo Manggung

7 hours ago 1

Jadi intinya...

  • Siswa Binus School gelar konser amal "Symphony of Love", kumpulkan Rp359 juta.
  • Dana disalurkan untuk kebutuhan harian lansia di Panti Jompo Pusaka 41 dan Santa Anna.
  • Konser ini ajarkan siswa empati, tanggung jawab sosial, dan kepemimpinan melalui musik.

Liputan6.com, Jakarta - Pada Bulan Kasih Sayang, rasa cinta bisa diekspresikan dengan beragam cara. Salah satunya dengan menggelar konser amal Symphony of Love yang diadakan siswa-siswi Binus School di Jakarta, Minggu (22/2/20206). Konser ini berhasil mengumpulkan dana Rp359 juta.

Symphony of Love menghadirkan Binus School Simprug Orchestra dan Choir, Barry Likumahuwa and Band serta penyanyi jaz Sierra Soetedjo. Repertoar lagu klasik Indonesia dan mancanegara dipilih untuk menjembatani antar generasi melalui harmoni yang indah.

Symphony of Love berangkat dari kecintaan para siswa terhadap musik. Musik di tangan yang tepat tak hanya jadi hiburan melainkan pemantik semangat dan kepedulian terhadap sesama. Rp359 juta yang terkumpul disumbangkan kepada para lansia.

Bagi para siswa, Symphony of Love bukan sekadar pertunjukan artistik, melainkan bentuk kontribusi sosial yang mereka rancang dan jalankan sendiri, dari perencanaan konsep, promosi, kolaborasi dengan sponsor, hingga pelaksanaan teknis pada hari H.

Dana yang terkumpul disalurkan kepada Panti Jompo Pusaka 41 di Cengkareng dan Panti Lansia Santa Anna di Teluk Gong Jakarta. Bantuan difokuskan pada kebutuhan harian seperti bahan pangan, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan medis dasar para lansia.

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Selasa (24/2/2026), Head Committee Symphony of Love, Annabelle, mengatakan konser Symphony of Love lahir dari semangat untuk menjadikan musik sebagai jembatan kepedulian.

“Kami percaya passion di bidang musik tidak berhenti pada penampilan di atas panggung. Melalui konser ini, kami ingin menunjukkan, karya yang kami cintai juga dapat memberi dampak langsung bagi masyarakat,” beri tahu Annabelle.

Empati dan Peduli

Deputy Head Committee Symphony of Love, Aleeza, menambahkan persiapan konser juga jadi ruang pembelajaran untuk para siswa. Yang jelas, tak hanya belajar dari segi musikalitas.

“Tapi juga makin belajar tentang empati dan peduli dengan sekitar. Kami belajar minat yang dimiliki perlu dikelola dengan komitmen dan kolaborasi agar menghasilkan dampak,” katanya.

Musik Bukan Hanya Tentang Performa

“Konser amal Symphony of Love mengajarkan kami bahwa musik bukan hanya tentang performa, tapi juga tanggung jawab sosial dan kepemimpinan,” Aleeza menambahkan.

Sementara itu, perwakilan Panti Jompo Pusaka 41, Iis Fatmawati, tersentuh dengan inisiatif para siswa Binus School Simprug Jakarta yang meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi dengan sesama.

Dana Untuk Panti

“Kami berterima kasih, acara ini sangat positif. Anak-anak muda peduli dengan lansia. Mudah-mudahan acara ini dan donasinya bermanfaat untuk lansia yang sudah lemah,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Perwakilan Panti Lansia Santa Anna, Felisia Fau.

“Merespons konser amal Symphony of Love yang menggalang dana untuk panti, kami berterima kasih banyak kepada Binus School Simprug,” demikian Felisia Fau mengapresiasi konser musik yang menjadi momen berbagi kasih kepada sesama.

Desainer Laely Indah Lestari Raih Gelar Doktor dengan IPK 4,0, Sebut Kecerdasan dan Empati Penting

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |