Klarifikasi Raffi Ahmad Setelah Namanya Disebut dalam Kasus Bea Cukai BlueRay Cargo

6 hours ago 6

Jadi intinya...

  • Raffi Ahmad membantah tuduhan terkait penyelundupan barang ilegal oleh BlueRay Cargo.
  • Foto di New York hanya kebetulan, ia tidak masuk toko atau melakukan transaksi.
  • Pengacara Hotman Paris menegaskan tidak ada bukti Raffi menerima kiriman barang.

Liputan6.com, Jakarta - Raffi Ahmad mengklarifikasi isu yang mengaitkannya dengan dugaan penyelundupan barang impor ilegal oleh perusahaan BlueRay Cargo. Ia menegaskan tuduhan tersebut hanya bola liar yang tak berdasar pada kenyataan. Raffi Ahmad merasa perlu meluruskan narasi yang beredar agar tidak berdampak buruk pada nama baiknya. Apalagi ini bukan kali pertama ia diterpa kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Jadi yang paling utama, saya serius sedikit. Ini terkait nama saya dibawa-bawa dalam satu buah berita yang tidak enak. Karena mungkin dulu saya sering sekali dibilang pencucian uanglah, inilah, itulah. Tapi waktu itu mungkin buat saya, ya memang enggak terjadi, dan saya selalu santai-santai saja karena tidak pernah terjadi," ujar Raffi Ahmad di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 11 Juni 2026.

Keputusan Raffi Ahmad untuk bersuara didasari rasa cinta Tanah Air dan keinginan bekerja tanpa gangguan fitnah. Ia berharap penjelasan ini dapat meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat luas.

"Kalau sekarang, karena saya ada satu amanat yang memang rasa-rasanya ini bisa kena saya sebagai (yang) dipercaya Pak Presiden juga. Saya kalau mau meluruskan harus meluruskan dengan benar. Sebenar-benarnya," Raffi Ahmad menyambung.

Raffi Ahmad menjelaskan, pertemuannya dengan pihak BlueRay terjadi secara tidak sengaja saat berada di New York, AS. Ia menceritakan kronologi foto di depan toko tersebut bisa diambil oleh orang-orang di sana.

"Saya keluar dari Awang Kitchen, satu dua tiga toko di sebelahnya itu ada yang namanya... itu apa namanya? BlueRay. BlueRay. Mereka panggil saya, 'Mas Raffi, Mas Ariel, Mas Gading foto dong sama saya.' Ya sudah kami foto," ungkapnya.

Tidak Masuk

Meski sempat berfoto, Raffi Ahmad tak pernah masuk ke toko apalagi melakukan transaksi pembelian barang. Ia hanya berniat melayani permintaan yang ingin mengabadikan momen bersama.

"Di depan tokonya. Tidak masuk ke dalam. Dia melihat: Mas Raffi boleh melihat enggak? Aduh, cuma waktu saya juga enggak terlalu banyak, karena kami harus pergi lagi karena itu terakhir saat kita mau pergi," Raffi Ahmad mengenang.

Hotman Paris selaku kuasa hukum Raffi Ahmad menegaskan tidak ada satupun bukti yang menunjukkan kliennya menerima kiriman barang dari BlueRay. Ia memastikan, komunikasi antara Raffi Ahmad dan pihak toko terputus sejak pertemuan singkat itu.

Tak Pernah Terima Kiriman Apapun

"Tidak pernah terima kiriman apa pun. Bahkan namanya pun enggak ingat, ya? Memesan pun enggak. Maksudnya memesan pun secara transaksional pun enggak. Hanya sebatas basa-basi," tegas Hotman Paris.

Raffi Ahmad kembali menegaskan tak memiliki hubungan khusus dengan perusahaan tersebut. Ia tidak menyimpan nomor telepon pihak-pihak yang mengajaknya berfoto di New York kala itu.

"Hanya sebatas itu. Saya enggak tahu kenapa, sesudah itu tidak ada komunikasi lagi. Saya tidak ada nomor telepon mereka," pungkas Raffi Ahmad.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Sinopsis Film Animasi Garuda Di Dadaku, Perjuangan Anak Pengidap Asma Wujudkan Cita-Cita

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |