iPhone 17e bakal Diperkuat Chip A19 dan MagSafe, Apa Harganya Naik?

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Apple dilaporkan tengah bersiap memperbarui lini ponsel pintar kelas menengahnya lewat seri iPhone 17e.

Berdasarkan laporan terbaru dari Mark Gurman lewat buletin Power On di Bloomberg, raksasa teknologi asal Cupertino ini akan mempertahankan harga awal iPhone di angka USD 599 (sekitar Rp 10 jutaan) untuk suksesor iPhone 16e, yakni iPhone 17e.

Peluncuran iPhone 17e diprediksi akan berlangsung dalam waktu dekat, mengingat siklus peluncuran ponsel murah Apple yang biasanya berselang setahun dari model sebelumnya.

Meski tetap mempertahankan label harga yang kompetitif, sebagaimana dikutip dari Engadget, Senin (9/2/2026), Apple memberikan peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan pada model ini.

Salah satu sorotan utama dari iPhone 17e adalah penyematan chip A19. Chipset ini merupakan mesin pacu serupa dengan yang digunakan pada model standar iPhone 17.

Selain performa yang lebih gahar, Gurman melaporkan beberapa peningkatan fitur lainnya:

  • Dukungan MagSafe: iPhone 17e akhirnya akan mengadopsi teknologi pengisian daya magnetik nirkabel khas Apple.
  • Konektivitas Mandiri: Perangkat ini disebut bakal menggunakan chip seluler dan nirkabel terbaru hasil pengembangan internal Apple.
  • Efisiensi Daya: Dengan chip A19, perangkat ini diharapkan memiliki manajemen baterai yang jauh lebih baik dibanding pendahulunya.

Menjawab Kritikan iPhone 16e

Langkah Apple untuk menyematkan chip terbaru di model "murah" ini tampaknya menjadi strategi untuk menjawab kritik pada iPhone 16e.

Sebelumnya, seri iPhone 16e dianggap kurang menarik karena kemampuan kamera yang terbatas jika dibandingkan dengan lini iPhone 17 yang rilis beberapa bulan setelahnya.

Dengan harga yang tak naik, iPhone 17e diposisikan untuk berhadapan langsung dengan kompetitor utamanya, Google Pixel 10a.

Targetkan India dan China

Gurman mencatat bahwa Apple secara spesifik membidik segmen pasar di negara berkembang dan sektor korporat (enterprise).

Meskipun persaingan di pasar internasional kian sengit, Apple tengah menikmati momentum kebangkitan penjualan di China. Perusahaan bahkan memproyeksikan angka penjualan yang kuat di seluruh kawasan Asia, dengan fokus utama pada pasar China dan India.

Penyediaan iPhone dengan harga yang lebih terjangkau namun memiliki performa setara model flagship diharapkan mampu memperkuat dominasi Apple di pasar yang sensitif terhadap harga tersebut.

Infografis Akhir Riwayat Ponsel Black Market di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |