Insanul Fahmi Jalani Ramadan Pertama Tanpa Wardatina Mawa dan Anak, Pilih Fokus Perbaiki Diri

1 week ago 13

Jadi intinya...

  • Insanul Fahmi hadapi dugaan perzinaan saat Ramadan, tetap konsisten puasa.
  • Ia alihkan kesedihan dengan kegiatan produktif, bantu distribusi takjil.
  • Ramadan jadi momentum introspeksi diri, perbanyak ibadah dan baca Quran.

Liputan6.com, Jakarta - Suasana Ramadan tahun ini terasa berbeda bagi Insanul Fahmi karena harus menghadapi persoalan hukum. Saat ini, ia diketahui berhadapan dengan laporan Wardatina Mawa, istrinya, atas dugaan perzinaan yang menyeret nama Inara Rusli.

Meski harus melewati semua itu, Insanul Fahmi berusaha konsisten menjaga puasa. Ia menceritakan bagaimana kesehariannya kini yang telah berubah drastis jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Ya sudah jalani saja. Sahur ya sahur," ungkap Insanul Fahmi ketika dijumpai di kawasan Jakarta Barat, pekan ini. Rasa rindu terhadap kehangatan keluarga diakuinya sering muncul tiba-tiba dan sulit dibendung.

Namun, Insanul Fahmi menyadari bahwa terus-menerus larut dalam kesedihan tidak akan mengubah keadaan jadi lebih baik. "Teringat pasti ada, kangen pasti ada. Cuma ya mau bagaimana lagi? Kadang-kadang terlalu dipikirin juga jadi stres," katanya.

Untuk mengalihkan pikiran dari rasa sedih, Insanul Fahmi menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan produktif. Salah satunya melakukan aktivitas yang memberikan manfaat bagi orang lain.

"Jadi bagus gimana aku mikirin oh ini bulan puasa. Ada orang jualan takjil, gimana cara aku bisa distribusi kue-kue tadi nih bisa dijualin sama abang-abang nanti bagi hasil. Fokus kayak gitu-gitu aja sih, bermanfaat buat orang. Daripada... daripada harus mikirin sedih terus kan," papar Insanul Fahmi.

Lebih Banyak Perbaiki Diri

Bagi Insanul Fahmi, Ramadan kali ini menjadi momentum untuk melakukan perenungan atas segala yang telah terjadi. Ia menarik diri dari keramaian dan lebih fokus meningkatkan kualitas spiritual kepada Sang Pencipta.

"Lebih banyak perbaikan diri. Lebih fokus karena lebih banyak waktu sendiri. Jadi aku lebih banyak introspeksi diri saja sih," ucap Insanul Fahmi.

Banyak-banyak Baca Quran

Aktivitas religius seperti memperbanyak ibadah kini menjadi pelipur yang mujarab baginya di saat sepi. Terlebih di bulan Ramadan, kebanyakan umat Muslim memanfaatkannya untuk meningkatkan ibadah.

"Banyak-banyak baca Quran, banyak salat, banyak zikir. Karena puasa kan enggak bisa nongkrong juga. Paling sama Bang Tommy ada urusan," pungkas Insanul Fahmi.

Curhat Wardatina Mawa Soal Insanul Fahmi di Bulan Ramadan: Berusaha Memaafkan Tapi Sulit Melupakan

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |