Film John Wick Dibintangi Keanu Reeves Viral Lagi, Begini Rekam Jejak Suksesnya di Tangga Box Office

13 hours ago 8

Jadi intinya...

  • Waralaba John Wick sukses besar, melampaui $1 miliar global atau sekitar Rp15 triliun, dimulai dari anggaran kecil.
  • Keanu Reeves, aksi 'gun-fu' inovatif, dan dunia kriminal kaya jadi daya tarik utama John Wick yang viral.
  • Waralaba terus berkembang dengan spin-off 'Ballerina', serial 'The Continental', dan potensi 'John Wick: Chapter 5'.

Liputan6.com, Jakarta - John Wick, film yang dibintangi Keanu Reeves mendadak trending atau viral lagi sepanjang hari ini, Sabtu (4/4/2026). Kali pertama menyapa bioskop di seluruh dunia pada 2014, John Wick “hanya” film dengan anggaran medioker yakni 20 jutaan dolar AS atau sekitar Rp340 miliar. Hebatnya, John Wick membawa pulang pendapatan kotor sekitar Rp1,5 triliun. Aroma sukses di tangga box office yang menyengat membuat pihak rumah produksi percaya diri membuat sekuel. Kini, John Wick menjelma waralaba sukses dengan tiga sekuel dan satu spin-off, yakni Ballerina.

Padahal, kisah awal John Wick terbilang sederhana. Di kota New York, AS, John Wick (Keanu Reeves) tengah berduka atas kematian istrinya, Helen (Bridget Moynahan). Sebelum mangkat, Helen mengatur agar sang suami punya teman, seekor anjing bernama Daisy. Daisy diharapkan bisa membantu John Wick berdamai dengan duka lara. Beberapa hari kemudian, gangster Rusia yang dipimpin Iosef Tarasov (Alfie Allen) mencegatnya di pom bensin.

Iosef Tarasov dan antek-anteknya mengintimidasi John Wick agar menjual Mustang Boss miliknya kepada mereka namun gagal. Iosef Tarasov lalu membobol rumah John Wick, membunuh Daisy, dan mencuri mobilnya. Ia membawa Mustang Boss itu ke bengkel milik Aurelio (John Leguizamo) untuk mengakali identitas mobil tersebut. Namun, Aurelio menolak karena tahu pemilik Mustang Boss sebenarnya.

Insiden ini sampai ke telinga sang ayah. Mengetahui tindakan Iosef, Viggo (Michael Nyqvist) memarahi putranya. Dalam hati, Viggo tahu persis kali ini, Iosef Tarasov salah pilih mangsa.

Karya Sineas Chad Stahelski

John Wick adalah karya sineas Chad Stahelski berbekal naskah buatan Derek Kolstad. Kali pertama dirilis di bioskop, John Wick panen pujian kritikus lantaran dinilai suskes menjaga plot dan penokohan solid plus elemen laga yang dibuat dengan selera.

Standar emas ini dipertahankan sekuel-sekuelnya. John Wick 3: Parabellum punya tempat istimewa di hati pencinta sinema di Indonesia. Pasalnya, ada dua aktor Indonesia yang dipercaya menjadi lawan John WIck yakni Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman.

Sekitar Rp15 Triliun

Melansir dari berbagai sumber, waralaba John Wick menjadi fenomena global sekaligus mengukir sejarah di tangga box office dunia dengan total pendapatan 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp15 triliun. Tak heran publik kini menanti John Wick 5.

Dari sleeper hit yang awalnya dipandang sebagai hiburan belaka, John Wick mengubah persepsi dunia. Konsistensi kualitas di tiap sekuel, ditambah komitmen Chad Stahelski dan Keanu Reeves terhadap koreografi tarung menjadikan John Wick standar emas di genre laga.

Puncak Kesuksesan Finansial

Puncak kesuksesan finansial waralaba ini saat John Wick: Chapter 4 (2023), mendulang pendapatan kotor 447,3 juta dolar AS di seluruh dunia. Padahal biaya produksinya “hanya” 100 juta dolar. Elemen sinematografi, koreografi, visual, naskah, hingga tata musiknya dipuja publik.

John Wick: Chapter 4 mencetak rekor pembukaan akhir pekan terbaik dalam waralaba tersebut, dengan 73,8 juta dolar AS di Amerika Serikat dan Kanada saja. Ini menjadikannya film berperingkat R dengan pembukaan akhir pekan terbesar sejak pandemi Covid-19.

7 Potret Ruang Tamu Rumah Jenita Janet, Usung Konsep Modern Minimalis

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |