Film Dukun Korea: 6 Langkah Menjelajahi Genre Horor Paling Memikat dari Negeri Ginseng

1 day ago 15

Langkah 1: Pahami Sejarah Budaya Mudang dalam Sinema Korea

Sebelum menekan tombol play, luangkan waktu sejenak memahami konteks budayanya. Pada tahun 1970-an, mudang menjadi subjek utama film Korea, diawali oleh A Shaman's Story (1972) yang memelopori tren ini. Berdasarkan novel karya Kim Dong-ree, salah satu novelis terbesar dalam sastra modern Korea, film ini menampilkan konflik yang dialami Mohwa, seorang mudang lokal, ketika agama Kristen mulai menyebar di masyarakat Korea modern.

Perlu dicatat pula bahwa perempuan membentuk mayoritas mudang, menjadikannya salah satu cara mereka bisa mempraktikkan otonomi ekonomi dan kreatif dalam masyarakat patriarkal. Detail semacam ini membuat film dukun Korea memiliki dimensi naratif yang jauh lebih kaya dibandingkan horor Barat konvensional.

Langkah 2: Mulai dari Film Fondasi - Tiga Karya Wajib Tonton

Film 1: The Wailing (Gokseong, 2016)

Dilansir dari Rotten Tomatoes, "The Wailing menghadirkan misteri atmosferik yang dibangun dengan cerdas, di mana ketegangan supranaturalnya lebih dari cukup untuk menjustifikasi durasinya yang panjang." Film ini meraih skor 99% di platform tersebut.

The Wailing adalah film horor Korea Selatan tahun 2016 yang ditulis dan disutradarai Na Hong-jin, dibintangi Kwak Do-won, Hwang Jung-min, dan Chun Woo-hee. Film ini berpusat pada seorang polisi yang menyelidiki serangkaian pembunuhan misterius dan penyakit aneh di sebuah desa terpencil Korea demi menyelamatkan putrinya.

Film 2: Exhuma (Pamyo, 2024)

Exhuma adalah film horor Korea Selatan tahun 2024 yang ditulis dan disutradarai Jang Jae-hyun, dibintangi Choi Min-sik, Kim Go-eun, Yoo Hae-jin, dan Lee Do-hyun. Film ini mengandung elemen misteri dan okultisme, mengikuti proses penggalian kuburan yang mengerikan dan melepaskan konsekuensi menakutkan yang terpendam.

Baca juga: Bintang Film Exhuma Choi Min Sik Kenang Memori Masa Kecil Nonton Ritual Perdukunan Korea

Film 3: The Priests (Geomeun Sajedeul, 2015)

Film pertama Jang Jae-hyun, The Priests, adalah horor eksorsisme klasik. Film ini menggabungkan ritual pengusiran setan ala Katolik dengan elemen perdukunan Korea, menghadirkan bentrokan dua tradisi spiritual yang memukau secara visual. Film ini juga meraih pujian kritis atas penampilannya, terutama Park So-dam yang kemudian tampil dalam film peraih Oscar, Parasite (2019).

Langkah 3: Perluas Daftar Tontonan Secara Bertahap

Setelah menguasai tiga film fondasi, perluas daftar tontonan dengan panduan berikut:

Minggu 1-2: Film horor perdukunan klasik

  • Svaha: The Sixth Finger (2019) - menjelajahi isu kultus dan shamanisme dalam bungkus investigasi detektif
  • The Cursed: Dead Man's Prey (2021) - unik karena juga memotret praktik ilmu hitam dari dukun Indonesia
  • The 8th Night (2021) - biksu dan detektif melawan kebangkitan iblis yang telah disegel berabad-abad

Bulan 1: Drama Korea (serial) bertema dukun

  • The Guest (2023) - rating MyDramaList 8.7/10, mengisahkan trio pemburu roh jahat bernama "Son"
  • Revenant (2023) - rating 8.6/10, mahasiswi yang mewarisi barang peninggalan dari ayahnya yang seorang dukun
  • The Haunted Palace (2025) - drakor terbaru tentang cucu dukun terkenal yang menolak takdir spiritualnya

Baca juga: 9 Streaming Drama Korea Legal yang Bisa Diakses di Indonesia

Bulan 3: Dokumenter dan konteks budaya

Dokumenter Mudang yang disutradarai Park Ki-bok dan dinarasikan aktor Sol Gyung-gu merupakan tayangan informatif yang mengikuti beberapa dukun perempuan (mudang) saat mereka menghadiri upacara kematian dan menjadi perantara antara dunia hidup dan dunia mati. Film ini menawarkan jalan masuk yang mudah untuk memahami pentingnya shamanisme di Korea.

Bulan 6: Filmografi lanjutan

  • Along With the Gods (2017-2018) - fantasi blockbuster berdasarkan webtoon tentang alam baka Korea
  • KPop Demon Hunters - film animasi yang berakar kuat pada folklor Korea
  • Sutradara Jang Jae-hyun menghindari CGI dan berfokus pada lokasi nyata serta efek praktis dalam Exhuma, membuat filmnya lebih kasar dan efektif. Pelajari teknik ini sebagai bahan analisis sinematik.

Bagi yang punya akses ke platform gratis dan legal, hobi ini bisa dimulai nyaris tanpa modal. Tips: gunakan headphone berkualitas untuk menangkap detail suara ritual yang jadi kekuatan utama genre ini.

Langkah 4: Bangun Kebiasaan Menonton yang Berkualitas

Hindari lima kesalahan pemula ini:

  1. Menonton dengan ekspektasi jump scare ala Hollywood. Film dukun Korea membangun ketakutan lewat atmosfer dan psikologi, bukan sekadar kejutan visual.
  2. Melewatkan subtitle. Mantera dan dialog spiritual dalam bahasa Korea mengandung nuansa yang krusial untuk memahami plot.
  3. Berhenti di tengah film. Berdurasi 156 menit, The Wailing adalah slow burn yang awalnya mirip prosedural ala Memories of Murder karya Bong Joon-ho dengan tempo santai dan palet warna cokelat basah. Bersabarlah - hasilnya sepadan.
  4. Menonton sendirian tanpa persiapan. Untuk pemula, pertimbangkan nonton bareng teman agar bisa langsung diskusi setelah film selesai.
  5. Mengabaikan konteks budaya. Sisihkan 15-20 menit sebelum menonton untuk membaca latar budaya mudang - pengalamanmu akan jauh lebih kaya.

Baca juga: 7 Rekomendasi Film Horor Korea Terbaik di Netflix

Langkah 5: Dokumentasikan dan Bagikan Pengalamanmu

Setelah menonton 10-15 judul, kamu sudah memiliki cukup referensi untuk mulai membuat konten. Catat setiap film yang ditonton, beri rating personal, dan identifikasi pola-pola naratif yang menarik perhatianmu.

Format konten yang bisa dibuat:

  • Thread Twitter/X tentang timeline film dukun Korea dari era 70-an hingga sekarang
  • Video TikTok berdurasi 60 detik berisi perbandingan ritual di berbagai film
  • Review blog mendalam tentang simbolisme budaya dalam satu film spesifik
  • Podcast diskusi pasca-nonton dengan teman sesama penggemar

Langkah 6: Selami Film dengan Pendekatan Analitis

Genre ini menawarkan jalan masuk yang mudah untuk memahami pentingnya shamanisme di Korea dan hubungannya dengan berbagai aspek masyarakat, sejarah, dan budaya Korea.

Coba identifikasi elemen-elemen berikut setiap kali menonton:

  • Ritual gut - upacara shamanistik yang menjadi motif berulang paling dramatis
  • Konflik tradisi vs modernitas - dukun sering diposisikan sebagai lawan budaya Barat
  • Peran perempuan - mayoritas mudang dalam sinema Korea adalah perempuan, mencerminkan realitas budaya
  • Konsep Han - kepahitan atau kesedihan lintas generasi yang menjadi tugas dukun untuk mendamaikan
Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |