Fiki Naki soal Debut Akting di Film Paket Santet: Beda Banget dengan YouTube!

6 hours ago 8

Jadi intinya...

  • Fiki Naki debut akting di film "Paket Santet" setelah dikenal sebagai YouTuber.
  • Ia alami perbedaan besar antara spontanitas YouTube dan skenario film yang terstruktur.
  • Tantangan akting imajinatif diatasi berkat bantuan sutradara Dinna Jasanti.

Liputan6.com, Jakarta - Konten kreator Fiki Naki akhirnya menjajal dunia layar lebar lewat film Paket Santet. Selama ini, pria yang dikenal mahir berbicara dalam banyak bahasa tersebut lebih akrab dengan dunia YouTube dan interaksi spontan bersama orang asing.

Fiki Niki menyebut dunia seni peran sangat berbeda dengan apa yang selama ini dilakukannya sebagai konten kreator. Ia membandingkan proses penggarapan konten digitalnya yang mengandalkan spontanitas, dengan produksi film yang harus mengikuti skenario dan arahan sutradara.

"Memang bermain film itu sangat-sangat berbedalah dengan aku buat YouTube. Karena juga satu, aku tuh nggak pernah buat YouTube yang sudah dibuat ada skrip atau semacamnya lah gitu ya, yang udah ada rencananya gitu," ujar Fiki Naki di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

"Jadi kayak setiap aku membuat Ome TV, 'gombalin' cewek, you know, gombalin ada yang ngobrol, ngobrol-ngobrol ya? Iya, ngobrol. Jadi itu nggak pernah ada 'Ah aku hari ini bahas apa ya?', nggak pernah. Jadi kayak ngalir aja gitu," Fiki Naki menyambung.

Fiki merasakan tekanan tersendiri ketika harus mengikuti naskah yang sudah disiapkan. Ia tidak bisa lagi mengandalkan spontanitas seperti saat membuat konten di internet.

"Dan sangat-sangat beda dengan film gitu kan, semuanya udah ada skripnya, ada sutradara yang ngarahin kayak gitu kan. Jadi benar-benar tantangannya tuh ya selama syuting, kayak gitu," tuturnya.

Tantangan Imajinasi

Salah satu tantangan yang dirasakan Fiki saat harus berakting dengan bantuan imajinasi terhadap efek visual yang belum ada di lokasi. Ia sempat kesulitan ketika harus menunjukkan reaksi terhadap objek yang sebenarnya tidak berada di depan matanya.

"Dan yang paling susah itu apa ya? Akting ketika kita tuh kayak menganggap apa imajinasilah gitu ya, kayak mungkin di trailer juga ada ketika ada tawon yang masuk ke dalam mata Firza. Itu aku kayak ada tawon masuk terus kayak gini-gini', itu aku nggak bisa membayangkannya gitu," kata dia. 

Ia menambahkan, "Karena kan film pertama juga gitu kan, enggak pernah ikut kelas akting segala macamnya."

Fiki Naki Dibantu Sutradara

Beruntung, Fiki mendapat dukungan dari Dinna Jasanti selaku sutradara. Ia mengaku sangat terbantu dengan kesabaran Dinna dalam memberikan arahan selama proses syuting.

"Jadi lumayan susah dan makanya kayak berterima kasih banget sama Bu Dina yang sabar gitu ya ngajarin 'Oke coba kayak gini, perlakuannya kayak gini' kayak gitu," jelasnya.

Soal Adegan Tawon

Meski menghadapi berbagai tekanan dan tantangan, Fiki merasa cukup puas setelah berhasil melewati seluruh proses produksi. Menurutnya, suasana hangat di lokasi syuting turut membantunya beradaptasi dengan karakter yang dimainkan.

"Jadi selama syuting ini sebuah tekanan. Kalau tantangan semuanya menantang. Tapi di hari di mana Firza masuk tawon, yang mana itu hari terakhir syuting, mungkin sengaja juga kali ya Bu Dinna biar kayak 'Biar gini enak dulu nih, ya kan, menyatu dulu energinya, lingkungan dan semuanya'. Jadi aku cukup puas sih dengan adegan yang itu," pungkas Fiki Naki.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

King Nassar Gelar Konser Lost in the Jungle di Istora November 2026

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |