Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar

4 hours ago 6

loading...

Seiring euforia Pesta Bola Dunia 2026, PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto kembali mengadakan trading competition bertajuk, Trade for Glory 2026. Foto/Dok

JAKARTA - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali mengadakan trading competition bertajuk, Trade for Glory 2026 yang berlangsung seiring euforia Pesta Bola Dunia 2026 . Trade for Glory menawarkan total hadiah senilai Rp150.000.000 dalam bentuk tokenized Exchange-Traded Fund (ETF) S&P 500, SPYX, yang dapat diperdagangkan langsung di aplikasi PINTU.

“Trade for Glory 2026 adalah cara kami menghadirkan pengalaman trading yang lebih dari sekadar transaksi biasa. Dengan memadukan semangat kompetisi Pesta Bola Dunia 2026, kami ingin menggabungkan euforia Pesta Bola Dunia 2026 dengan kemampuan mengasah strategi dan disiplin trading aset crypto secara terukur,” ujar Presiden Direktur PINTU, Andy Putra.

Pendaftaran Trade for Glory 2026 dibuka sejak 16 Juni 2026, dengan periode perhitungan poin berlaku surut sejak 11 Juni hingga 20 Juli 2026. Peserta dapat mengumpulkan poin dari volume trading pada Token Kompetisi yang terbagi dalam empat grup masing-masing merepresentasikan negara peserta Pesta Bola Dunia 2026.

Baca Juga: Enam Tahun Perjalanan Pintu Hadirkan Layanan Trading dan Investasi Aset Kripto

Setiap Rp100.000 volume trading di Pintu atau Pintu Pro menghasilkan 1 poin, sementara di Pintu Futures, setiap $10 volume trading setara 1 poin. Kategori Spot dan Futures dihitung secara terpisah, sehingga satu peserta berpeluang memenangkan hadiah dari kedua kategori sekaligus.

Keunikan kompetisi ini terletak pada mekanisme Final Multiplier. Apabila salah satu negara dari Group token pilihan peserta berhasil melaju ke babak Final Pesta Bola Dunia 2026, maka seluruh poin yang telah dikumpulkan dari token-token dalam Group tersebut sejak hari pertama periode kompetisi secara otomatis mendapat pengali 3,5 kali.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |