CNN Indonesia
Selasa, 25 Mar 2025 09:47 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat secara resmi menyerahkan daftar kepengurusan baru periode 2025-2030 hasil Kongres VI ke Kementerian Hukum (Kemenkum), Senin (24/3).
Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron dan diterima langsung Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Selain struktur kepengurusan baru, Demokrat juga menyerahkan AD/ART partai.
"Sebagai proses administrasi di dalam kepartaian kami mendaftarkan dua dokumen yaitu mendaftarkan dokumen kepengurusan dan dokumen AD/ART yang merupakan ratifikasi dari kepengurusan lama dan ratifikasi terhadap ADRT yang baru yaitu ADRT tahun 2025-2030," kata Hero, sapaan akrabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengaku ingin menyelesaikan proses administrasi itu lebih cepat meski dalam UU Partai Politik proses bisa dilakukan sebulan setelah diumumkan. Dia menyebut dalam satu atau dua hari akan diajarkan Kemenkum.
Hero pada kesempatan turut didampingi beberapa nama baru di jajaran DPP. Mereka sepertiDirektur Eksekutif Sigit Raditya, Wakil Sekjen Jansen Sitindaon, Wakil Sekjen Didik Mukrianto, Wakil Sekjen Imelda Sari, Wakil Sekjen Inggrid Kansil, Wakil Sekjen Syahrial Nasution, hingga Wakil Sekjen Umar Arsal.
"Dan Alhamdulillah Pak Menteri Hukum tadi memberikan atensi yang sangat baik dan akan diproses cepat. Insya Allah dalam 1-2 hari ini sudah selesai," katanya.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebelumnya mengumumkan sejumlah restrukturisasi di jajaran DPP. Selain Hero yang menggantikan Teuku Riefky Harsya yang kini menjadi wakil ketua umum, ada nama Irwan Fecho yang kini menjadi Bendahara Umum Partai Demokrat.
Selain itu ada sejumlah nama baru yang duduk di kepengurusan DPP Partai Demokrat 2025-2030. Mereka antara lain eks Sekjen PBB Afriansyah Noor yang kini menjadi wasekjen dan pengamat politik Ahmad Khoirul Umam yang menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis.
(thr/ugo)