Cellos Siap Kejar Pembajak Sampai ke Lubang Tikus, Buntut Pambajakan Konten Siaran BYON Combat

6 days ago 10

Jadi intinya...

  • Cellos serius memerangi pembajakan konten BYON Combat di Vidio, kasus sudah naik penyidikan.
  • Terduga pelaku berinisial BM dari Makassar menjadi target penegakan hukum hak cipta Cellos.
  • Cellos berkomitmen nol toleransi pembajakan, berharap jadi preseden baik bagi kreator lain.

Liputan6.com, Jakarta - Yoshua Marcellos alias Cellos tak akan kompromi memerangi pembajak karya intelektual miliknya. Salah satunya pambacajakan konten siaran BYON Combat pada aplikasi Vidio yang disiarkan 28 Juni 2025.

Cellos mengatakan, perkara tersebut sudah naik ke tahap penyidikan, dengan terduga pelaku berinisial BM. BM diketahui berasal dari Makassar dan kini jadi target upaya penegakkan hukum hak cipta yang Cellos perjuangkan.

"Ya buat BM-BM lainnya intinya gue akan kejar. Mungkin kalau banyak orang, takut orang kaya, takut orang punya jabatan, kalau saya orang gila jadi saya kejar terus," kata Cellos di Polda Metro Jaya Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Cellos percaya, tindakan ini akan membuka jalan bagi para kreator lain untuk berani bersuara melawan ketidakadilan yang selama ini menggerogoti industri kreatif. Ia mengklaim menjadi pihak yang lantang mengenai pembajakan.

"Cuma usaha doang yang kita bisa lakukan. Kalau kapok enggak kapok ya kita lihat, makin lama kita akan makin keras. Mungkin satu-satunya orang yang sekarang berani ambil langkah radikal baru saya," jelas Cellos.

Keyakinan Cellos menguat kala melihat industri yang ia rintis kini mulai berkembang pesat dan diikuti banyak pihak. Ia berharap langkah hukum yang ditempuh bersama tim legal dan platform streaming Vidio bisa menjadi preseden baik agar pelaku pembajakan berpikir dua kali sebelum beraksi.

"Menurut saya ketika saya melakukan hal ini bersama tim Vidio dan juga tim legal saya, ini pasti akan jadi langkah pembuka juga buat yang lain bisa melakukan hal yang sama. Lama-lama makin banyak yang ketangkap, ya cuma malu-maluin doang pas ditanya kamu dipenjara kenapa gitu, saya bajak Cellos, kocak kan ya? Enggak ada keren-kerennya," paparnya.

Kita Enggak Pandang Bulu

Cellos menyoroti pembajakan adalah musuh bersama yang harus dilawan semua pihak. Ia bertekad untuk terus melaporkan kasus-kasus serupa di masa depan demi membersihkan industri dari parasit yang hanya ingin mengambil keuntungan sepihak.

"Kita enggak pandang bulu, karena satu-satunya cara melawan pembajakan itu cuma zero tolerance. Jadi kita akan ada nol toleransi untuk semua pembajakan," tegas Cellos.

Kalau Saya Pribadi, Jujur Geram

Rasa geram tak bisa disembunyikan Cellos saat tahu kerja keras timnya dicuri begitu saja. Namun ia memercayakan seluruh proses kepada pihak berwajib.

"Kalau saya pribadi jujur geram. Adalah pasti, cuma kita di negara hukum ya. Jadi kita ikuti hukum yang ada. Kita berproses secara hukum. Ini juga kita ngerjain bisnis secara profesional, kita melakukan pelaporan juga secara profesional," pungkas Cellos.

Sinetron SCTV Istiqomah Cinta Melejit di Malaysia, Cakrawala Airawan Ungkap Rasa Syukur

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |