Catatan Java Jazz 2026, Nagaswara Legacy Hits Lestarikan Lagu Hello Hingga Siti Badriah

1 day ago 14

Jadi intinya...

  • Nagaswara Legacy Hits di Java Jazz 2026 modernisasi lagu legendaris Indonesia.
  • Musisi muda RCD Records aransemen ulang hit dengan sentuhan kontemporer.
  • Kolaborasi lintas generasi, termasuk Siti Badriah, jadi sorotan utama.

Liputan6.com, Jakarta - Java Jazz Festival 2026 sudah lewat. Namun, impaknya masih terasa khususnya bagi pencinta musik yang belum move on dari ajang bergengsi ini. Digelar di NICE (Nusantara International Convention Exhibition) PIK 2, Tangerang, dari 29 sampai 31 Mei 2026, Java Jazz 2026 menyajikan banyak panggung dan special showcase. Salah satunya, Nagaswara Legacy Hits di JBL Outdoor Stage pada hari terakhir, yang dipersembahkan RCD Records. Sejumlah musisi muda lintas genre menghangatkan panggung untuk memberi penghormatan pada lagu-lagu legendaris milik Hello hingga Siti Badriah.

Menjadi bagian dari salah satu festival musik berskala internasional dan paling bergengsi di Indonesia, Nagaswara Legacy Hits menghadirkan interpretasi baru atas sederet hit Indonesia dengan sentuhan musikal lebih modern, segar, dan relevan bagi generasi masa kini.

Nagaswara Legacy Hits jadi titik temu antara nostalgia dan eksplorasi musikal kontemporer. Lagu-lagu yang telah jadi bagian memori banyak pendengar Indonesia diaransemen ulang dengan sound yang terinspirasi city pop, pop kontemporer, R&B, hingga jaz modern.

Kepada jurnalis di Jakarta, Selasa (9/6/2026), Direktur RCD Records, Raynaldi Kertawiguna menyebut, keputusan kreatif ini menciptakan pengalaman musikal baru tanpa mengabaikan esensi lagu asli. Special showcase ini dibuka dengan kolaborasi seluruh artis RCD Records.

Mereka melantun “Cari Jodoh” milik Wali. Tiap artis lalu menghadirkan interpretasi unik atas lagu-lagu legasi Nagaswara, dipadu dengan karya original mereka. Vintonic melantun “Semesta Asmara,” dilanjutkan dengan interpretasi baru lagu “Ular Berbisa” milik Hello.

Merupakan Kehormatan

Dominique Adhadiaz membawa “Fokusku Kedelay” ke atas panggung kemudian melantun “Lelaki Cadangan” milik T2 dengan aransemen modern. Harra menampilkan lagu “Jurus Jitu,”  kemudian menyanyikan kembali “Papa Rock N Roll” dari The Dance Company.

“Merupakan kehormatan bagi kami bersama para talent RCD Records, yaitu Vintonic, Harra., Dominique Adhadiaz, serta Siti Badriah, jadi bagian dari acara berskala internasional yang dinantikan setiap tahunnya,” kata Raynaldi Kertawiguna.

Impian Lama Akhirnya Terwujud

“Berkolaborasi dengan Java Jazz Festival salah satu impian yang lama kami harapkan. Bagi para talent kami, momen ini menjadi dream come true yang berarti dan telah mereka nantikan sepanjang perjalanan karier,” ia menyambung.

Sebagai penutup, seluruh artis RCD Records kembali bersatu di panggung nyanyi lagu “Lagi Syantik,” bersama penyanyi asli, Siti Badriah. Ini menciptakan momen kolaborasi lintas generasi yang jadi salah satu sorotan Java Jazz 2026.

Menemukan Resonansi Baru

Raynaldi Kertawiguna mengakui kehadiran Nagaswara Legacy Hits di Java Jazz Festival 2026 bukan hanya menjadi panggung pertunjukan, tapi juga bentuk perayaan atas perjalanan musik Indonesia.

Special showcase ini menyita perhatian para penonton. Ini bukti bahwa lagu-lagu legasi dapat terus hidup, berevolusi, dan menemukan resonansi baru di tengah perkembangan musik generasi sekarang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar Bantah Umrah Gratis, Akui Bayar Hanania Group Ratusan Juta

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |