Arie Untung Rambah Bisnis Ritel Sepatu, Dorong Brand Lokal Go International

7 hours ago 9

Jadi intinya...

  • Arie Untung membuka ritel sepatu Spokats, fokus pada merek lokal karena pertumbuhan pesat dan kebanggaan.
  • Spokats menjadi toko sneaker lokal multi-merek pertama di mal, menyediakan ruang pamer UMKM.
  • Tujuannya adalah meningkatkan standar UMKM dan membawa merek lokal bersaing global.

Liputan6.com, Jakarta - Tidak sedikit publik figur yang kini merambah ke dunia bisnis. Di antaranya Arie Untung yang mencoba peruntungannya di industri ritel sepatu, setelah melihat fenomena brand lokal mengalami pertumbuhan yang sangat pesat di pasar nasional.

Arie Untung melihat fenomena ini sebagai momentum emas lantaran masyarakat mulai mengutamakan kualitas dibanding sekadar merek luar negeri. Bersama rekannya, Arie membangun ritel dengan jenama Spokats, yang khusus menampilkan produk lokal.

"Kalau kita ngebaca dengan ekonomi yang sekarang orang masih ingin terlihat stylish gitu ya. Paling rasional memang produk lokal. Dan ketika pakai produk lokal tuh nggak ke sana (murah) tapi pride," kataArie Untung di mall Pakuwon, Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

"Pengusaha besar kayak Bang Sandi aja pakainya lokal. Jadi maksudnya ini bukan bukan masalah strata ekonomi lagi tapi lebih ke pride-nya gitu kan," Arie menyambung.

Keputusan Arie untuk menanamkan modalnya didasari keyakinan bahwa setiap usaha memerlukan keterlibatan langsung dari pemiliknya. Ia menegaskan bahwa terjun ke dunia bisnis bukan hal baru, meski publik mengenalnya sebagai sosok di depan layar.

"Sebenarnya berada di bisnis dari semenjak syuting pun udah berada di bisnis sebenarnya ya. Jadi ibaratnya ketika jadi public personality itu etalasenya aja, aslinya pedagang juga sih sebenarnya. Cuma membedakan main di F&B, di fashion atau juga main di retail sepatu nih," tuturnya.

Ingin Wujudkan Mimpi

Sementara itu, Grebe Triangga, rekan Arie, menyampaikan bahwa usaha ini hadir sebagai wadah bagi merek-merek lokal. Toko fisik ini hadir untuk menjawab tantangan ruang pamer bagi produk dalam negeri yang selama ini sulit menembus pusat perbelanjaan elit.

"Kita menjadi the first local sneaker store multibrand gitu kan, yang ada di dalam mall. Yang ibarat kata ini memang space-nya di Indonesia belum ada nih sebenarnya kayak gitu. Kita punya mimpi kayak negara-negara lain," jelas Grebe.

Buka Pintu untuk UMKM

Langkah ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan standar produksi mereka ke level yang lebih tinggi. Grebe memiliki harapan agar merek lokal bisa berdiri sejajar dengan raksasa global dan melakukan ekspansi hingga ke mancanegara.

"Ini menjadi langkah yang baik untuk membantu brand lokal terutama juga untuk bisa membuat lokal brand menjadi naik kelas lah. Bisa bikin kesetaraan antara brand lokal sama brand internasional dan bahkan bisa open di negara-negara yang lain gitu. Jadi Bismillah seperti itu," pungkas Grebe.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Tak Lolos Final Audition Dangdut Academy 8, Kani Asal Bandung Evaluasi Diri

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |