Andri Mashadi Syuting Film Children of Heaven, Jadi Paham POV Orang Tua dan Makna Pengorbanan

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Children of Heaven dari Iran yang meraih nominasi Film Berbahasa Asing Terbaik dalam Piala Oscar 1998 dibuat ulang sineas Hanung Bramantyo. Children of Heaven versi Indonesia dibintangi Jared Ali, Humaira Jahra, Andri Mashadi, dan Faradina Mufti. Andri Mashadi mengatakan, Children of Heaven bukan hal baru baginya karena sering menonton saat masih sekolah. Dulu, Andri Mashadi menganggap Children of Heaven film soal kakak dan adik saling dukung. Tidak lebih. Waktu berlalu. POV Andri Mashadi berubah setelah dewasa.

Saat dipercaya memerankan Karim dalam Children of Heaven, barulah sudut pandang sang aktor terbuka lebar. Children of Heaven bukan sekadar film anak atau potret kesedihan. “Dulu pertama kali menonton film Children of Heaven di rumah, waktu kecil aku merasa, 'Wah ini anak-anak kecilnya sedih banget.' Tapi mereka saling back up. Aku belum punya point of view ayah atau ibunya,” kata Andri Mashadi di Setiabudi, Jakarta, pekan ini.

Setelahnya, Andri Mashadi mendalami skrip. Usia dan pendewasaan membuatnya paham perjuangan orang tua kadang tak tergambar dalam kata-kata. Apapun rela dilakukan ayah dan ibu demi kebahagiaan anak. Children of Heaven merefleksikan esensi keluarga secara cermat.

“Dan ketika baca skripnya aku senang akhirnya aku bisa merasakan point of view (orang tua). Apapun yang terjadi, sesusah-susahnya orang tua, dia masih mau bela-belain untuk anaknya. Jadi pengorbanan itu rasanya besar sekali,” beri tahunya.

Merasakan Pengorbanan

“Waktu syuting itu aku merasakan (pengorbanan) buat Ali, Zahra dan keluargaku. Mantap banget, di balik cerita itu dalam sekali maknanya soal keluarga,” ungkap Andri Mashadi seraya mengapresiasi langkah produser Manoj Punjabi membuat ulang Children of Heaven.

Manoj Punjabi sendiri mengenang momen membeli intelectual property atau IP Children of Heaven lalu menontonnya bersama keluarga. Baru berjalan 40 menit, hatinya tersentuh dan terharu.

Habis Itu Saya Semangat Sekali

Setelahnya, semangat Manoj Punjabi untuk memproduksi Children of Heaven mekar. Versi aslinya memang tayang pada 1997 atau hampir 30 tahun lalu. Namun, tema film ini tetap relevan di zaman sekarang.

“Habis itu saya semangat sekali, itu Januari. Lagi cari angle gimana, mau diadaptasi bagaimana di Indonesia? Karena kan beda. Tapi ada persamaan yang universal, problem dan human values, itu ada di Children of Heaven ini,” ujarnya.

Film Bagus Harusnya Bisa Dilirik

Children of Heaven versi Indonesia mengambil latar dekade 1980-an. Dengan kearifan lokal, film ini diharapkan jadi dekat dengan masyarakat Indonesia. Manoj Punjabi menjanjikan, Children of Heaven menyentuh sekaligus beda dari formula MD Pictures sebelumnya.

“Ini sangat beda dan di sini saya all out mempromosikan film ini. Saya percaya film bagus harusnya bisa dilirik. Saya sudah menonton mungkin 50-60 kali enggak ada bosannya,” tutup Manoj Punjabi. Children of Heaven tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026.

9 Potret Dapur dan Meja Makan Rumah Soimah di Jogja, Minimalis dengan Kabinet Kayu

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |