72 Madrasah Rusak Akibat Gempa NTT, Kemenag Kirim 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara

16 hours ago 8

loading...

Kemenag salurkan bantuan 1.000 school kit dan 16 ruang belajar sementara bagi madrasah terdampak bencana gempa Flores di NTT. Foto/istimewa

JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space (TLS) bagi madrasah terdampak bencana gempa Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Bencana tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk kehilangan haknya mendapatkan pendidikan. Pemerintah harus hadir memastikan mereka tetap dapat belajar dengan aman dan layak, sekaligus memberikan dukungan kepada madrasah yang terdampak,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, Minggu (23/8/2026).

Data sementara menunjukkan ada 72 madrasah yang terdampak bencana. Untuk tahap awal, bantuan disalurkan kepada 15 madrasah dengan kondisi kerusakan terparah. Sebanyak 16 TLS disiapkan sebagai ruang belajar sementara agar kegiatan pembelajaran tetap berlangsung. Sementara 1.000 school kit disalurkan untuk mendukung kebutuhan belajar peserta didik yang terdampak.

Baca juga: Hari Kedelapan Pascagempa NTT, 53.971 Rumah Tercatat Rusak

Suyitno mengatakan, dukungan terhadap madrasah terdampak merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah bencana. Dikatakannya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu madrasah dan peserta didik kembali menjalankan aktivitas pembelajaran secara bertahap.

“Kita ingin memastikan madrasah yang terdampak tetap mendapatkan dukungan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pembelajaran. Bantuan ini diharapkan dapat membantu madrasah dan peserta didik kembali menjalankan aktivitas pendidikan secara bertahap,” tuturnya.

Lihat video: GEMPA NTT: 87 TEWAS, RIBUAN MENGUNGSI! Gempa Susulan Terus Terjadi, Warga Bertahan di Tenda

Kementerian Agama akan terus melakukan koordinasi dan pemetaan kebutuhan madrasah terdampak bencana sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan layanan pendidikan di NTT, sekaligus memastikan proses pembelajaran dapat berlangsung secara berkelanjutan bagi peserta didik di wilayah terdampak.

(cip)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |