5 Fitur Spotify yang Jadi Alasan Banyak Pengguna Enggan Pindah ke Aplikasi Lain

15 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah maraknya layanan streaming musik lintas platform, Spotify masih menjadi aplikasi utama bagi banyak pengguna. Alasannya bukan semata karena koleksi lagu lengkap, tetapi juga menyediakan fitur membuat pengalaman mendengarkan musik terasa praktis, personal, dan terhubung antar perangkat.

Meski sebagian pengguna memang mulai berpindah ke platform lain untuk kebutuhan tertentu, Spotify masih kerap dipertahankan sebagai aplikasi utama, terutama karena kemudahan mengakses playlist lama, sistem rekomendasi berbasis kecerdasan buatan (AI) stabil, serta fitur lintas perangkat berjalan mulus.

Mengutip Android Police, Minggu (18/1/2026), berikut lima fitur Spotify dinilai masih memiliki keunggulan dibandingkan aplikasi streaming musik lainnya.

1. Spotify Connect, Kontrol Pemutaran dari Berbagai Perangkat

Fitur Spotify ini memungkinkan pengguna memutar lagu atau podcast di satu perangkat, ke perangkat lain menggunakan akun yang sama.

Tak hanya berpindah perangkat, pengguna juga dapat mengatur pemutaran, seperti pause, play, hingga volume, dari ponsel yang berbeda. Fitur ini sangat berguna saat musik diputar di laptop, smart TV, atau ponsel lain.

Agar dapat berfungsi optimal, seluruh perangkat harus terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama. Pengguna cukup menekan ikon perangkat di layar pemutaran untuk memilih tujuan audio.

2. Offline Backup, Musik Tetap Bisa Diputar Tanpa Unduhan Manual

Spotify menghadirkan solusi saat koneksi internet tidak stabil melalui fitur Offline Backup. Berbeda dengan unduhan biasa, fitur ini secara otomatis membuat playlist dari lagu-lagu yang tersimpan di cache aplikasi.

Daftar putar ini berisi lagu yang sering atau terakhir diputar, sehingga pengguna tetap bisa menikmati musik meski jaringan terputus sementara. Playlist akan diperbarui otomatis setiap kali perangkat kembali terhubung ke internet dan pengguna memutar lagu baru.

Fitur ini tersedia bagi pelanggan Premium yang mengaktifkan mode offline di pengaturan aplikasi, serta telah memutar sejumlah lagu saat online. Offline Backup dapat digunakan di ponsel, Android Auto, maupun Apple CarPlay.

Fitur ini dinilai sangat membantu, terutama saat pengguna berada di area dengan sinyal tidak stabil.

3. Opsi Menghapus Lagu dari Profil Selera

 Parentesis.com

Spotify juga memberikan kontrol lebih luas terhadap sistem rekomendasinya melalui fitur pengecualian lagu dan playlist dari profil selera pengguna.

Dengan fitur ini, pengguna dapat menandai lagu tertentu agar tidak memengaruhi rekomendasi ke depan. Langkah ini dinilai berguna bagi mereka yang ingin mendengarkan lagu di luar preferensi utama tanpa mengubah karakter saran musik dari Spotify.

Opsi pengecualian dapat diakses melalui menu tiga titik pada layar pemutaran atau halaman playlist, lalu pilih opsi “Exclude from taste profile”. Jika berubah pikiran, pengguna dapat mengembalikan lagu atau playlist tersebut ke profil selera dengan menu yang sama.

4. Spotify Jam, Dengarkan Musik Bersama Secara Sinkron

Untuk pengalaman mendengarkan secara sosial, Spotify menyediakan fitur Jam yang memungkinkan beberapa pengguna menikmati musik yang sama secara bersamaan dalam satu sesi secara real-time.

Pengguna Premium dapat menjadi host dan mengundang siapa saja, termasuk pengguna tanpa langganan. Seluruh peserta akan mendengarkan lagu yang sama secara sinkron, dan bisa menambahkan lagu ke antrean jika diizinkan oleh host.

Undangan dapat dilakukan dengan memindai kode QR, berbagi tautan, atau mendekatkan ponsel melalui Bluetooth. Fitur ini mendukung berbagai perangkat, mulai dari ponsel, komputer, smart TV, hingga sistem hiburan di mobil.

Spotify Jam cocok digunakan untuk nongkrong bareng, pesta kecil, ataupun perjalanan jauh bersama teman.

5. Blend, Playlist Gabungan Berdasarkan Selera Banyak Orang

Selain Jam, Spotify juga menghadirkan fitur Blend yang berfokus pada playlist kolaboratif menggabungkan preferensi musik dari beberapa pengguna dalam satu daftar putar. Spotify akan membuat daftar lagu otomatis yang menggambarkan selera siapa saja dan diperbarui setiap hari.

Pengguna dapat mengundang hingga 10 orang untuk bergabung, dan setiap lagu yang masuk akan ditandai sesuai dengan anggota yang menjadi sumber rekomendasi tersebut. Dengan begitu, pengguna bisa mengetahui selera musik masing-masing teman dalam satu playlist.

Blend cocok bagi pengguna yang ingin berbagi referensi lagu tanpa harus mendengarkan secara bersamaan.

Kesimpulan

Melalui kombinasi fitur antar perangkat, pemutaran tanpa koneksi, hingga pengalaman sosial yang kuat, Spotify masih menawarkan keunggulan yang belum sepenuhnya bisa ditiru oleh aplikasi streaming lain. Inovasi-inovasi ini menjadi alasan mengapa banyak pengguna tetap mempertahankan akun Spotify sebagai layanan utama untuk mendengarkan musik dan podcast.

Fitur Baru Spotify

Sebelumnya, Spotify semakin serius memperkuat sisi sosial di dalam aplikasinya. Platform streaming musik ini resmi memperkenalkan fitur Message, di mana pengguna bisa melihat aktivitas mendengarkan musik teman secara real time.

Melalui fitur baru Spotify ini, pengguna bisa langsung lagu yang sedang diputar temannya. Informasi tersebut akan muncul di bagian atas percakapan Message, selama opsi Listening Activity sudah diaktifkan melalui menu Settings di bagian Privacy & Social.

Mengutip Tech Crunch, Jumat (9/1/2026), Spotify merancang fitur ini agar interaksi antar pengguna terasa lebih spontan. Saat melihat aktivitas mendengarkan teman, pengguna bisa langsung memutar lagu sama, menyimpannya ke library, membuka menu tambahan, atau memberikan reaksi emoji.

Perusahaan asal Swedia ini berharap, fitur baru tersebut dapat membuat pengguna berbagi musik terasa lebih persoanl dan tidak perlu berpindah-pindah ke aplikasi lainnya. Selain Listening Activity, Spotify juga memperluas fungsi fitur Jam.

Lewat fitur Jam ini, pengguna Spotify Premium dapat mengajak teman mendengarkan musik bersama secara langsung. Caranya cukup mudah, tinggal mengetuk ikon Jam di pojok kanan atas aplikasi, lalu kirim undangan.

Jika undangan diterima, kedua pengguna akan berstatus sebagai host. Keduanya juga bisa menambahkan lagu ke antrean dan mendengarkan musik secara bersamaan. Menariknya fitur Spotify ini masih bisa dinikmati pengguna gratisan, selama mendapat undangan dari pengguna Premium.

Perusahaan memastikan, fitur Listening Activity dan Request to Jam akan tersedia untuk Spotify versi iOS dan Android di wilayah yang sudah mendukung Messages. Spotify menargetkan peluncuran fitur ini di wilayah terkait padal awal Februari.

Meski terintegrasi dalam Messages, Spotify membatasi akses fitur ini untuk pengguna berusia minimal 16 tahun. Saat ini, Messages sendiri masih mendukung percakapan satu lawan satu. Pengguna juga hanya bisa berkirim pesan dengan orang pernah berinteraksi sebelumnya, seperti kolaborator playlist, peserta Jam, atau Blend.

Perusahaan menambahkan, pesan di Messages sudah dilindungi enkripsi saat dikirim dan disimpan. Namun layanan ini belum mendukung enkripsi end-to-end. 

Infografis Konser Musik Pilihan 2023 di Indonesia

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |