10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO

5 hours ago 2

loading...

AS memiliki banyak sahabat di mana mayoritas adalah anggota NATO. Foto/X/@WhiteHouse46

WASHINGTON - Sepanjang sejarah, Amerika Serikat telah bekerja sama dengan negara lain untuk mencapai tujuan bersama dan menjaga nilai-nilai inti. Hubungan luar negeri ini berperan dalam membentuk kebijakan luar negeri Amerika dan menjaga keamanan nasional.

Baru-baru ini, AS telah menyoroti komitmennya kepada mitra aliansi dengan mengakui langkah-langkah mereka dalam memperkuat investasi pertahanan. Di sini, kami telah mencantumkan semua sekutu penting AS yang telah dibina negara tersebut di seluruh dunia.

Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana AS berkolaborasi dengan sekutu dan mitra global di KTT Internasional GovCon 2024 yang diselenggarakan oleh Potomac Officers Club pada 10 Oktober. Para pemimpin pemerintah, militer, dan industri dari seluruh dunia akan berkumpul untuk berbagi wawasan mereka di acara pertama semacam ini. Daftar untuk KTT Internasional GovCon untuk mengamankan tempat Anda.

AS dan sekutunya memiliki organisasi bernama NATO, organisasi yang didirikan pada tahun 1949, ketika dunia mulai bangkit setelah Perang Dunia II. Saat ini, NATO memiliki 31 negara anggota, dan mereka disebut sekutu NATO.

Negara-negara ini bergabung melalui NATO untuk melakukan diskusi penting tentang politik dan keamanan global, dan mereka membuat keputusan bersama melalui perjanjian. AS sangat percaya pada kekuatan konsultasi dalam NATO dan keuntungan dari melakukan diskusi penting dengan sekutunya.

10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO

1. Belgia

Belgia telah menjadi anggota NATO sejak didirikan pada tahun 1949. Negara ini merupakan salah satu dari 14 negara yang mendirikan NATO, bersama dengan Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Prancis. Dukungan kuat negara ini terhadap perjanjian tersebut dapat dipahami melalui sejarahnya selama Perang Dunia I dan II.

Selama perang tersebut, Belgia diduduki oleh Jerman dan sangat menderita. Pengalaman ini membuat Belgia menyadari pentingnya memiliki aliansi pertahanan. Jadi, setelah Perang Dunia II berakhir dan Belgia dibebaskan, Belgia secara aktif menyerukan pembentukan NATO.

Belgia merupakan pemain kunci dalam diplomasi Eropa dan Transatlantik karena menjadi tuan rumah bagi markas besar NATO dan Uni Eropa (UE) di Brussels.


2. Kanada

Kanada telah menjadi anggota NATO sejak awal berdirinya. Kanada merupakan salah satu negara pertama yang merumuskan gagasan tersebut. Angkatan Bersenjata Kanada sangat aktif dan telah berpartisipasi dalam hampir semua operasinya sejak saat itu.

NATO berperan dalam perdamaian dan keamanan internasional, dan memainkan peran penting dalam kebijakan pertahanan negara. Kanada berfokus untuk memastikan organisasi perjanjian tersebut tetap mutakhir, adaptif, dan siap menghadapi tantangan saat ini dan masa depan.

Selain itu, baru-baru ini Kanada telah berupaya untuk menunjukkan komitmennya terhadap aliansi secara nyata, dan anggaran pertahanannya merupakan salah satu yang terbesar di antara anggota NATO.

3. Denmark

Denmark menjadi anggota pendiri NATO pada bulan April 1949, bersama dengan 11 negara lainnya. Namun, negara tersebut memutuskan untuk membatasi keterlibatannya dalam kemitraan strategis tersebut. Ini termasuk tidak memiliki pangkalan permanen di masa damai, tidak mengizinkan hulu ledak nuklir, dan mengizinkan aktivitas militer sekutu hanya jika diundang.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |