Wulan Guritno Cari Lokasi Syuting Film Malam 3 Yasinan, Dapat Rumah Komplet dengan Kuburan Keluarga

1 day ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai pemain merangkap produser film Malam 3 Yasinan, Wulan Guritno berbagi cerita serunya menjalani fase praproduksi. Selain bikin workshop pendalaman peran, ibu tiga anak ini ikut berburu lokasi syuting yang cocok untuk film Malam 3 Yasinan.

Malam 3 Yasinan adalah film horor klasik karya sineas Yannie Sukarya. Dinaungi rumah produksi Helroad Films dan Alkimia Pictures, film ini berlatar dekade 1980-an. Karenanya, Wulan Guritno dan tim mencari rumah mewah bernuansa tempo dulu.

Setelah meriset, bintang film Bukan Cinta Biasa mendapat lokasi ciamik di Subang dan Bogor, Jawa Barat. “Kebetulan rumah yang kami dapat untuk syuting ada kuburan keluarga di belakang. Jadi kami pakai juga,” beri tahu Wulan Guritno.

“Karena ini drama keluarga, lebih banyak di rumah itu syutingnya. Sisanya di pabrik gula. Pabrik gulanya itu sudah pasti ada ladang tebu. Kami benar-benar cuma dua lokasi,” ujarnya dalam wawancara eksklusif di Gedung KLY Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Selain Wulan Guritno, Malam 3 Yasinan dibintangi Shalom Razade, Baim Wong, Hamish Daud, Farha Rasyid dan masih banyak lagi. Shalom Razade sebagai pemeran utama. Ia memainkan tokoh kembar dengan karakter bertolak belakang, Sara dan Samira.  

“Saya sebagai Sara dan Samira. Syutingnya Subang dan Bogor, Jawa Barat, selama 22 hari. Di Subang kalau enggak salah 5 sampai 6 hari. Kami lumayan beruntung karena mendapat lokasi yang berdekatan,” kata Shalom Razade.

Diakui sang produser, Manoj Punjabi, KKN di Desa Penari ini merupakan salah satu film horor yang memiliki budget cukup tinggi. Bahkan mengalahkan film drama yang pernah dibuatnya.

Hormati Wewenang Sutradara

Terkait terpilihnya Shalom Razade sebagai bintang utama, Wulan Guritno mengaku tak ikut campur. Audisi pemain adalah wewenang tim penata peran dan sutradara. Sebagai produser, ibu tiga anak ini hanya menawarkan bantuan melobi pemain jika dibutuhkan.

“Pada kenyataannya, tidak ada dia bilang ke aku. Dia (sutradara) casting sendiri dan aku enggak masalah karena memang wewenang dia mau pemainnya siapa,” ucap Wulan Guritno seraya menambahkan, “Saya membebaskan Yannie memilih pemain-pemainnya.”

Awalnya Ogah Main Film Malam 3 Yasinan

Lain ceritanya jika Malam 3 Yasinan dapat sponsor. Lalu, pihak sponsor meminta duta atau brand ambassador-nya ikut main. Tentu, Wulan Guritno akan berembuk dengan sutradara dan tim penata peran untuk mencarikan peran yang pas untuk sang duta.

Wulan Guritno sendiri mulanya ogah saat diminta memerankan Layla. “Awalnya, saya diajak main saya enggak mau. Enggak maulah, orang banyak urusan nanti rumit banget hidup gue, kan?” aktris kelahiran London, 14 April 1981 menyambung.

Misteri Pembunuhan Era 1980-an

Wulan Guritno menjanjikan, Malam 3 Yasinan memberi warna baru di tengah dominasi horor Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir. Film ini tentang misteri pembunuhan dilapisi elemen horor lokal yang kuat sekaligus dekat dengan audiens.

“Aku kangen nonton film horor yang elemen dramanya kuat kayak dekade 1980-an. Ini setnya tahun 1980-an. Aku senang film misteri pembunuhan dan drama horor. Yang sudah bosan horor ‘jreng-jreng’ terus, film ini sedikit slowburn, tapi seru!” pungkas Wulan Guritno.

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |