Wisatawan Pantai Bantul Selatan Diimbau Waspada 'Rip Current'

11 hours ago 1

CNN Indonesia

Sabtu, 05 Apr 2025 14:40 WIB

Wisatawan objek wisata pantai selatan terutama Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul diimbau untuk waspada bahaya gelombang besar. Ilustrasi gelombang besar di pantai selatan Pulau Jawa. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Jakarta, CNN Indonesia --

Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pantai selatan terutama Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta diimbau mewaspadai bahaya ombak besar atau gelombang pantai.

"Pantai-pantai di Bantul memang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan, namun harus ingat bahwa ombak di pantai selatan cukup berbahaya. Kami mengimbau wisatawan tidak masuk terlalu jauh ke laut, demi keselamatan bersama," kata Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari di Bantul, Sabtu, seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, adanya dua kejadian kecelakaan laut pada Kamis (3/4) sore dengan korban dapat diselamatkan dan Jumat pagi (4/4) dengan dua korban selamat dan satu korban masih dalam proses pencarian oleh tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan perlu menjadi perhatian bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian ini seharusnya bisa menjadi pelajaran bagi para wisatawan untuk lebih berhati-hati bila bermain air di pantai. Ada dugaan para korban terseret arus 'rip current' saat bermain air yang terlalu ke tengah atau melewati batas aman," katanya.

Kapolres Bantul mengatakan Pantai Parangtritis masih menjadi tujuan favorit wisatawan selama momen libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.

"Untuk jumlah pengunjung Pantai Parangtritis pada Jumat (4/4) yang merupakan H+3 Lebaran mencapai lebih dari 20 ribu pengunjung, paling banyak dibanding dengan jumlah pengunjung wisata pada hari sebelumnya," katanya.

Polres Bantul mengerahkan petugas patroli, selain anggota Polair juga ada anggota polwan yang melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat, seperti melalui pengeras suara, mengimbau wisatawan menjauh dari bibir pantai untuk keselamatan.

"Jangan sampai momen liburan yang berbahagia ini justru berakhir dengan duka. Kita ingin agar semua wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan kembali ke rumah dengan selamat," katanya.

(antara/vws)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |