VCT Masters Santiago 2026 Memanas. FURIA dan Gentle Mates Tumbang di Lower Bracket

6 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - VCT Masters Santiago 2026 atau Valorant Champions Tour Masters Santiago 2026 telah memasuki fase gugur yang intens. Ajang bergengsi ini mempertemukan 12 tim terbaik dari liga Americas, EMEA, dan Pacific untuk memperebutkan gelar juara dunia awal musim. 

Dengan total hadiah sebesar 1.000.000 dolar AS atau sekitar Rp 16,8 miliar, para peserta berjuang keras untuk meraih trofi internasional pertama musim ini.

Dua tim yang sebelumnya tampil menjanjikan, FURIA dan Gentle Mates harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah kalah di babak playoff. Kekalahan krusial di lower bracket membuat kedua tim tersebut gagal melangkah lebih jauh dalam perebutan trofi di kalender Valorant Champions Tour 2026.

Turnamen ini diselenggarakan di Espacio Riesco, Santiago, Chile, dari 28 Februari hingga 15 Maret 2026. Dengan tersingkirnya FURIA dan Gentle Mates, persaingan di Masters Santiago semakin menarik untuk disaksikan.

Perjalanan Terhenti: FURIA Gugur di Tangan BBL Esports

 Riot Games)

Perjalanan FURIA di Masters Santiago harus berhenti di babak lower bracket setelah kalah tipis dari BBL Esports. Dalam laga eliminasi tersebut, tim asal Brasil itu takluk dengan skor 1-2. Hasil ini membuat FURIA finis di posisi 7 hingga 8 besar turnamen.

Sebelum turun ke lower bracket, FURIA sempat menunjukkan performa kompetitif saat menghadapi Paper Rex di awal playoff, namun pertandingan itu berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim Pacific tersebut. FURIA merupakan tim unggulan pertama dari wilayah Americas yang langsung lolos ke babak playoff.

Dalam pertandingan melawan BBL Esports, BBL berhasil mengamankan peta Haven dengan skor 13-7. FURIA kemudian membalas di peta Breeze dengan kemenangan 13-10.

Namun, pada peta penentuan, Abyss, BBL tampil lebih stabil dan menutup pertandingan dengan skor 13-11. Sebuah kesalahan fatal dari Daniel "eeiu" Vucenovic dari FURIA di dekat overtime disebut menjadi penentu kekalahan timnya.

Gentle Mates Tersingkir Setelah Perlawanan Sengit

Valorant Episode 3 Act 1 dan Agen Kay/O. (Doc: Riot Games)

Nasib serupa juga dialami oleh Gentle Mates, tim asal Prancis yang harus tersingkir setelah kalah 1-2 dari All Gamers pada pertandingan *lower bracket*. Hasil tersebut menutup perjalanan Gentle Mates di Santiago, dengan tim tersebut juga finis di posisi 7-8.

Sebelumnya, Gentle Mates juga kalah dari Nongshim RedForce dengan skor 0-2 di babak pembuka *playoff*. Gentle Mates merupakan tim unggulan kedua dari wilayah EMEA yang berhasil lolos ke turnamen ini.

Dalam laga melawan All Gamers, Gentle Mates sempat memberikan perlawanan sengit. Mereka berhasil mencuri satu peta, Pearl, dengan skor 13-5. Namun, All Gamers membalas dengan kemenangan 13-4 di peta Split dan 13-8 di peta Bind, mengamankan kemenangan seri 2-1.

Persaingan Masters Santiago Makin Mengerucut Menuju Puncak

Tersingkirnya FURIA dan Gentle Mates membuat persaingan di Masters Santiago semakin mengerucut. Sejumlah tim besar masih bertahan dalam perebutan gelar juara, termasuk nama-nama seperti G2 Esports, NRG, dan Paper Rex. Turnamen ini juga mulai memperlihatkan dinamika kekuatan antarwilayah.

Tim dari Pacific dan Asia menunjukkan performa kuat dan mampu bersaing dengan tim dari Amerika dan Eropa. Masters Santiago akan mencapai puncaknya pada Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026.

Para penggemar VALORANT kini menanti apakah dominasi tim Pacific akan berlanjut atau tim Amerika Utara mampu kembali merebut panggung utama di Santiago.

Infografis dampak bermain video game berlebihan

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |