Trump Tak Senang dengan Proposal Terbaru Iran untuk Akhiri Perang

7 hours ago 9

loading...

Presiden AS Donald Trump dilaporkan tak senang dengan proposal terbaru Iran yang dimaksudkan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Foto/White House

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump tidak senang dengan proposal terbaru Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang Amerika-Israel terhadap Iran.

Trump diberi pengarahan tentang rencana Teheran, yang juga melibatkan AS mengakhiri blokade di jalur air penting tersebut, selama pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih pada hari Senin. Demikian diungkap The New York Times, Selasa (28/4/2026), mengutip sumber anonim yang diberi pengarahan tentang diskusi tersebut.

Baca Juga: Sebelum Buka Selat Hormuz, Iran Tuntut Jaminan AS dan Israel Tak Luncurkan Perang Lagi

Proposal tersebut tidak membahas apa yang harus dilakukan dengan program nuklir Iran, menurut beberapa pejabat AS dan Iran kepada The New York Times.

Iran sebelumnya telah menolak tuntutan AS agar menghentikan semua pengayaan uranium, dengan alasan bahwa mereka memiliki hak berdasarkan hukum internasional untuk melakukannya, dan sejauh ini menolak untuk menyerahkan uranium yang telah mereka perkaya.

Tidak jelas apa sebenarnya yang membuat Trump tidak senang, tetapi dia telah lama bersikeras pada kedua tuntutan nuklir tersebut. Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa menerima tuntutan tersebut akan secara terbuka menolak kemenangan Trump.

“Amerika Serikat tidak akan bernegosiasi melalui pers—kami telah menjelaskan garis merah kami dan presiden hanya akan membuat kesepakatan yang baik untuk rakyat Amerika dan dunia,” kata juru bicara Gedung Putih Olivia Wales kepada The New York Times.

Axios pertama kali melaporkan proposal terbaru Iran tersebut pada hari Minggu, tak lama setelah mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerahkan proposal tersebut kepada mediator Pakistan.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |