Steam Machine Tetap Rilis 2026, Valve Angkat Bicara soal Rumor Penundaan

10 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Rumor Steam Machine ditunda peluncurannya hingga 2027 akhirnya dibantah langsung oleh Valve. Baru-baru ini, Valve menanggapi kekhawatiran gamer terkait jadwal rilis konsol PC pertama mereka.

Valve memastikan konsol PC tersebut masih tetap dijadwalkan meluncur pada 2026. Tanggapan ini muncul setelah ada perubahan kecil di halaman toko Steam, dan memicu spekulasi di kalangan komunitas.

Karena hal tersebut, banyak pemain mengira Steam Machine bakal ditunda peluncurannya hingga 2027 mendatang. Rumor ini bermulai saat Valve diam-diam mengganti keterangan tanggal rilis Steam Machine di laman produk.

Pada awalnya, perusahaan memasang label "2026" di tanggal peluncuran Steam Machine dan tiba-tiba berubah menjadi "coming soon". Valve pun langsung merespons kekhawatiran dengan pernyataan resmi.

Dilansir The Verge, Selasa (10/3/2026), perwakilan Valve menegaskan rencana perusahaan tidak akan perubahan. "Tidak ada yang berubah di pihak kami," kata juru bicara Valve.

Tak hanya itu, raksasa teknologi tersebut juga memastikan jendela rilis Steam Machine tetap berada di tahun 2026. Hanya saja, perusahaan memang belum mengumumkan tanggal pasti kapan dirilis.

Harga Steam Machine 

Meski jadwal peluncuran tetap dipertahankan, masih ada beberapa faktor yang membuat masa depan Steam Machine ini belum sepenuhnya jelas. Salah satunya adalah krisis global pada komponen memori dan penyimpanan.

Walau Valve sempat mengakui kekurangan RAM dan storage di pasar global berdampak langsung pada rencana harga serta jadwal distribusi perangkat mereka.

Awalnya, harga Steam Machine diprediksi bakal dibanderol mulai dari USD 600 hingga USD 800. Namun, kondisi pasar komponsen saat ini bisa memengaruhi harga final perangkat tersebut.

Jika Valve tidak memiliki stok komponen memori yang cukup sebelum harga melonjak, banyak pihak meyakini konsol PC ini berpotensi akan dijual mendekati USD 1000.

Dengan berbagai tantangan tersebut, peluncuran Steam Machine pada 2026 menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh komunitas PC gaming.

Banyak pemain kini menunggu kepastian harga dan tanggal rilis resmi dari Valve untuk mengetahui seberapa kompetitif konsol PC ini saat akhirnya masuk pasar.

Valve Umumkan Steam Machine dan Steam Frame VR

 Valve)

Steam Machine hadir sebagai konsol di ruang tamu mengusung desain kubus kompak dengan bobot 2,6 gram. Perusahaan rintisan Gabe Newell tersebut mengklaim, konsol miliknya tersebut memiliki performa enam kali lebih tinggi dibandingkan Stea Deck.

Konsol Steam ini juga sudah ditenagai CPU AMD Zen 5, GPU RDNA 3 yang digadang-gadang setara dengan kartu grafis Radeon RX 7600, RAM 16GB DDR5, dan penyimpanan hingga 2GB.

Perusahaan juga menyeratakan port HDMI 2.0, DisplayPort 1.4, dan ethernet. Steam Machine ini juga sudah mendukung Wi-Fo 6E, Bluetooth 5.3, serta panel depan dengan 17 LED RGB.

Walau menargetkan pengalaman 4K 60 fps, gamer harus tetap menyesuaikan pengaturan grafis secara manual bila sedang memainkan game AAA yang berat. Walau harga Steam Machine belum diungkap, perusahaan berkomitmen label banderol konsol ini akan tetap terjangkau. 

Steam Controller 2: Kontrol Presisi Generasi Berikutnya

 Valve)

Melengkapi ekosistem gaming baru ini adalah Steam Controller baru, yang merupakan "remake spiritual dari model 2015". Desainnya terinspirasi dari Steam Deck, dengan tata letak tombol yang mirip. Pengontrol nirkabel ini menggabungkan semua metode kontrol Steam Deck, termasuk stik, tombol wajah, dan pemicu.

Salah satu fitur unggulan adalah *thumbstick* magnetik presisi yang dirancang untuk mencegah masalah *stick drift*. Pengontrol ini juga dilengkapi dengan dua *trackpad* dan sensor sentuh kapasitif untuk presisi bidikan. "Controller baru ini memberikan kesetaraan input dengan Steam Deck," jelas Valve.

Steam Controller baru ini dapat berfungsi melalui Bluetooth, koneksi kabel USB-C, atau koneksi nirkabel 2.4GHz. Baterai Li-ion pada pengontrol ini diklaim mampu bertahan hingga 35 jam penggunaan dengan sekali pengisian daya. Pengontrol ini kompatibel dengan berbagai perangkat yang menjalankan Steam.

Steam Frame: Headset VR Mandiri untuk Library Game

Valve officially announced the next-generation Steam Machine, ready for release in early 2026. This device promises a 4K gaming experience with the innovative Steam Controller and Steam Frame VR headset.

Produk paling ambisius dari Valve adalah Steam Frame, headset VR nirkabel yang ringan dan nyaman. Steam Frame dapat memainkan game VR dan non-VR secara lokal atau *streaming* dari PC atau Steam Machine. Headset ini memiliki berat 440 gram dan dilengkapi chipset Snapdragon 8 Gen 3.

Steam Frame menggunakan panel LCD *pancake* 2160x2160 per mata dengan *refresh rate* 72-144 Hz. Untuk pelacakan, headset ini dilengkapi dengan empat kamera monokrom eksternal dan dua kamera internal. Fitur *foveated streaming* memungkinkan headset ini mengoptimalkan detail gambar di mana mata pengguna melihat.

Pengontrol Steam Frame dirancang dengan tata letak *gamepad* terpisah agar kompatibel dengan seluruh perpustakaan Steam Anda. Headset ini tidak memerlukan PC untuk memainkan game atau menonton video di VR, menjadikannya solusi mandiri untuk pengalaman VR.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |