Liputan6.com, Jakarta - Sidang lanjutan dugaan pelanggaran konsumen yang menjerat dokter kecantikan Richard Lee kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, pada Kamis (10/9/2026). Dalam sidang, Richard mencecar saksi ahli Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Richard Lee mempertanyakan dasar penerapan pasal pidana yang didakwakan kepadanya. Ia menilai ketentuan pidana semestinya diterapkan terhadap produk yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan dapat membahayakan konsumen.
"Barang yang BPOM yang bisa dipidana adalah kalau berbahaya. Karena di standar keamanan, khasiat, mutu. Kalau misalnya barangnya BPOM, dicek merkuri, dicek timbal, itu baru," kata Richard Lee di ruang sidang Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (10/9/2026).
Richard kemudian menyinggung kasus gagal ginjal akut pada anak yang pernah terjadi di Indonesia. Ia menggunakan kasus itu sebagai perbandingan untuk mempertanyakan konsistensi penerapan hukum terhadap produk yang dinilai membahayakan konsumen.
"Bapak masih ingat nggak kasus ginjal anak Indonesia korban EG DEG? BPOM nggak itu? Pidana nggak? Kenapa? Ya karena berbahaya, betul," cecar Richard.
Richard Lee Mendesak Saksi Ahli
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306536/original/089876600_1784882294-1000591593.jpg)
Perbesar
Richard Lee juga mendesak saksi ahli menunjukkan bukti yang membuktikan dirinya melakukan penempelan stiker tersebut. Ia juga mempertanyakan ada atau tidaknya dokumentasi yang memperlihatkan dirinya secara langsung melakukan pengubahan kemasan.
"Sekali lagi saya tanya, siapa yang tempel ini? Anda lihat tidak foto tempel ini? Data mana yang menunjukkan saya nempel ini?" tanya Richard.
Saksi ahli mengakui tidak mengetahui secara langsung mengenai bukti dokumentasi tersebut. Ia kemudian menegaskan bahwa keterangannya dalam persidangan tetap mengacu pada keterangan para saksi yang tercantum dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
"Saya berbicara berdasarkan keterangan-keterangan saksi yang di BAP," timpal saksi ahli.
Richard Lee Minta Saksi Baca UU
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152941/original/023286400_1741309995-Richard_Lee_0.jpeg)
Perbesar
Richard Lee kemudian mengingatkan majelis mengenai kapasitas keilmuan saksi ahli yang dihadirkan penuntut umum. Menurut dia, ahli farmasi seharusnya memberikan pandangan sesuai bidang keilmuannya dan tidak mengambil kesimpulan mengenai aspek hukum pidana.
"Anda ini adalah ahli farmasi dari BPOM, bukan ahli pidana, bukan ahli Undang-Undang Kesehatan," tegas Richard Lee.
Perdebatan berlanjut ketika Richard Lee meminta saksi ahli membacakan kembali ketentuan Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Saksi ahli BPOM kemudian membacakan substansi pasal yang mengatur mengenai sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat, atau kemanfaatan, serta mutu.
"Setiap orang yang memproduksi, mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat, atau kemanfaatan, dan mutu dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun," tutur saksi ahli.
Richard Lee Tanyakan soal Kandungan Zat Berbahaya
Lebih lanjut Richard menanyakan hasil pengujian laboratorium terhadap produk suplemen yang menjadi barang bukti dalam perkara tersebut. Ia ingin mengetahui apakah produk itu terbukti mengandung zat berbahaya bagi tubuh.
"Pertanyaan saya selanjutnya, ada zat berbahaya tidak di dalam produk ini?" tanya Richard Lee.
Saksi ahli BPOM kemudian memberikan jawaban singkat atas pertanyaan tersebut. "Ya tidak," jawab saksi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Richard Lee Protes Keras Saksi Ahli BPOM di Ruang Sidang

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330422/original/005673800_1787377425-Untitled.jpg4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4773971/original/069282400_1710509486-Jepretan_Layar_2024-03-15_pukul_20.28.19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345955/original/039522800_1789100219-___________________________________________________________________________________________________-______________________________________________________________.Ketika_enti.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346054/original/031975600_1789107266-Angel_Karamoy_dan_Gusti_Ega_di_Masjid_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346004/original/079636100_1789103780-1000632906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9299969/original/044450100_1784281423-kangwook.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309097/original/063594900_1754577728-20250807-Sidang_Nikita-BUS_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5096301/original/073099500_1736999720-Singgung_Alasan_Berkelas__TOP_Blak-blakan_Akui_Sebab_Keluar_dari_BIGBANG3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345956/original/053763500_1789100469-Irma_Darmawangsa_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4082433/original/008648100_1657247901-271291883_273847714733513_6629104696645874305_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2804779/original/071152200_1557811285-20190514-Seungri-Datangi-Pengadilan-Seoul-AFP-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4730041/original/091770300_1706591266-Aulia_Sarah_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345812/original/099305500_1789094587-rizkijuniansyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345721/original/026849600_1789057972-SaveClip.App_801710876_18628959283052742_9127585470561951138_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336562/original/001079300_1788166010-WhatsApp_Image_2026-08-31_at_15.35.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345722/original/071775700_1789058160-tindakan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345071/original/061766200_1789017804-IMG-20260910-WA0023.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345708/original/034882800_1789055371-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_15.36.39__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9338044/original/040252800_1788278179-1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345695/original/068718800_1789052305-25610.jpgLip6.jpg)










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4953618/original/005697300_1727331981-photo_2024-09-26_13-08-45.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340967/original/064046700_1788541246-WhatsApp_Image_2026-09-04_at_16.26.10.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340600/original/092639000_1788511601-videoframe_5100.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4832884/original/011967600_1715775879-Infinix_GT_20_Pro_Teaser_Image_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6492443/original/086817300_1779350140-20250526-183300.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340882/original/013145500_1788528328-SaveClip.App_794141164_18635096560001281_8603329996725249800_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4934702/original/067571900_1725275730-OPPO_A3_-_Starry_Purple.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7148863/original/040932700_1779937035-phone_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289866/original/053202600_1783416904-kungfusoccer1200.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4589219/original/009214200_1695721244-EA_Sports_FC_Mobile.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502302/original/047802000_1770976193-infinix_50.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5913277/original/009835300_1778811949-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4689887/original/091325800_1702878682-tecno_spark_20_pro.jpg)
