Repotnya Nizam Razak Rangkap 3 Jabatan di Papa Zola The Movie, Paling Susah Jadi Penulis Skenario

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Papa Zola The Movie karya sineas Nizam Razak dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Januari 2026. Tak hanya sebagai sutradara, Nizam Razak rupanya menjabat penulis skenario sekaligus mengisi suara karakter utama, yakni Papa Zola.

Ia pun menjelaskan kronologi mengisi suara Papa Zola. In bermula ketika Monsta Studios Sdn. Bhd. memproduksi BoBoiBoy sekitar tahun 2011 dan sukses besar. Sejumlah riset lantas dikembangkan untuk mencermati kesuksesan BoBoiBoy.

Salah satu hasil riset menyebut 70 persen yang menonton BoBoiBoy rupanya orang dewasa. Karenanya, para kreator menggagas karakter baru berupa orang dewasa agar mayoritas audiens makin terhubung dengan dunia BoBoiBoy yang penuh warna.

Lalu, lahirlah Papa Zola. Nizam Razak dan tim lantas berburu voice actor yang pas untuk menghidupkan karakter baru ini. Pencarian menemui jalan buntu lalu tim mencetuskan ide agar Nizam Razak mengisi suara Papa Zola. Di luar dugaan, hasilnya memuaskan.

“Oke Pak Nizam, awaklah jadi Papa Zola. Jadi, sejak hari itu saya menjadi Papa Zola sampai sekarang, ya. Saya menulis dan juga director,” katanya kepada Showbiz Liputan6.com di MD Place Jakarta Selatan, pekan ini. Ia tak menyangka Papa Zola menjaring banyak penggemar.

Berawal dari short series di platform medsos, Papa Zola sering viral. Satu short series atau konten, penontonnya bisa sampai ratusan juta. Dari medsos, kini Papa Zola melenggang ke layar lebar pada Desember 2025. Papa Zola The Movie pun disambut hangat.

Film animasi Jumbo sukses mencetak rekor luar biasa dan bikin banyak orang terpukau. Karya orisinal anak bangsa yang digarap ratusan kreator ini benar-benar mencuri perhatian. Dengan kesuksesan gemilang ini muncul pertanyaan besar Apakah akan ada kel...

Asal-Usul Papa Zola

“Anda semua akan melihat, bagaimana asal-usul Papa Zola, siapa dia sebelum ini, bagaimana dia terkait dengan BoBoiBoy. Jadi saya mengerjakan penulisan naskah, menyutradarai dan mengisi suara karakter Papa Zola,” Nizam Razak membeberkan.

Merangkap tiga jabatan bukan hal mudah. Saat menjadi pemain, Nizam Razak dipandu co-director dan production director. Mereka akan mengoreksi jika suara Nizam Razak dinilai tak cukup merefleksikan emosi tertentu dan harus diulang lagi.

Terima Kasih Bapak

Nizam Razak menjelaskan, mengisi suara untuk short series dan film beda. Dalam serial pendek, Nizam Razak cukup menggunakan satu tone suara. Di film, mengingat durasi lebih panjang dan menampilkan beragam adegan, ada banyak tone suara yang digunakan.

Lanjut baca

Ini penting agar ragam emosi tokoh sampai ke hati penonton. Hasil tak mengkhianati usaha. Papa Zola The Movie sukses besar di Malaysia. Bagi Nizam Razak, ada definisi lain dari kesuksesan. “Yang paling bikin saya tersentuh ialah ramai orang menonton bersama keluarga. Sepulang dari bioskop anaknya menulis nota: Terima kasih bapak,” ujarnya.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |