Rafi Sudirman Belajar Dialek Karo dan Belanda di DJAMIN SETIA SELAMANYA

1 hour ago 1

Jadi intinya...

  • Rafi Sudirman perankan Letjen Djamin Ginting di film "DJAMIN SETIA SELAMANYA".
  • Tantangan Rafi: kuasai dialek Karo/Belanda dan kuliah semester akhir.
  • Film garapan Rako Prijanto ini tayang 1 Oktober 2026.

Liputan6.com, Jakarta - Rafi Sudirman mendapat tantangan besar lewat film biopik "DJAMIN SETIA SELAMANYA". Penyanyi sekaligus aktor muda itu dipercaya memerankan pahlawan nasional asal Tanah Karo, Letjen Djamin Ginting, sehingga harus menguasai dialek Karo dan Belanda. Hal tersebut ia ungkapkan di Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Film garapan sutradara Rako Prijanto ini mengangkat perjuangan Djamin Ginting pada periode 1945 hingga 1948. Bagi Rafi, peran tersebut terasa istimewa karena ia memiliki hubungan darah dengan masyarakat Karo. Namun, proses syuting berlangsung ketika ia masih kuliah di semester akhir, sehingga ia harus membagi fokus antara pendidikan dan pekerjaan.

Kuliah, Syuting, dan Dialek Karo

Selain mendalami karakter, Rafi dituntut berbicara dengan dialek Karo dan Belanda demi menghidupkan sosok sang pahlawan. Untuk memenuhi tuntutan itu, ia mendapat pendampingan khusus selama proses produksi.

"Ini tantangan bagi Rafi karena waktu itu lagi kuliah dan semester akhir. Suatu tantangan tapi tantangan itu ditemani sama Pak Coan juga yang membantu kami dalam berdialek Karo, dan Kak Linda yang bantu Rafi berdialek Belanda," ujar Rafi Sudirman.

Terharu Punya Opung dari Karo

Di balik kerja kerasnya, ada rasa haru yang menyertai. Rafi merasa peran ini punya ikatan personal karena keluarganya memiliki darah Karo. Baginya, memerankan pahlawan dari Sumatera Utara adalah sebuah kehormatan.

"Rafi juga terharu karena Rafi punya opung dari Karo, jadi suatu kehormatan memerankan pahlawan dari Sumatera Utara," tuturnya.

Kisah dari Sudut Pandang Sang Pahlawan

Rako Prijanto sebelumnya menggarap "3 NAFAS LIKAS", film tentang Likas Tarigan, istri Djamin Ginting. Kini ia menyajikan cerita dari sudut pandang sang pahlawan untuk memperkenalkan kembali semangat perjuangan kepada generasi muda. Film ini ditulis oleh Titien Wattimena dan Lynda Ulviana, serta diproduksi Erjege Pictures.

"Pertama kali dulu saya pernah bikin tentang Ibu Likas-nya, sekarang tentang Pak Jamin-nya. Secara pribadi Pak Jamin seperti kita semua, dia bisa membaca dengan clear keadaan negara dan kesempatan pada saat itu, berani ambil risiko dan keluar dari zona nyaman yang membuatnya menjadi pahlawan," kata Rako.

Djamin Ginting lahir di Desa Suka, Tanah Karo, pada 12 Januari 1921. Setelah menempuh pendidikan Belanda di Handelsschool dan menjadi perwira Gyugun pada masa pendudukan Jepang, ia menyadari bahwa kemerdekaan tak akan datang dari belas kasihan penjajah. Selepas Proklamasi 1945, Djamin membangun kekuatan Badan Keamanan Rakyat di Kabanjahe dan memimpin perlawanan di Medan Area, Tanah Karo, Langkat, hingga Aceh. Kisahnya diwarnai hubungan dengan Likas Tarigan serta persahabatan bersama Kadir Saragih, Selamat Ginting, dan Jacob Waas.

"DJAMIN SETIA SELAMANYA" dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila. Selain Rafi Sudirman, film ini dibintangi Claresta Taufan, Chicco Kurniawan, Jourdy Pranata, Marcell Darwin, Unique Priscilla, dan Teddy Syach.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai 5 Tahun Lawan Kanker Otak, Sederet Musisi Ungkap Dukacita

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |