Perjuangan Jelita Bahar Lawan Anxiety Disorder Sejak 2011, Merasa Takut Hingga Vakum Menyanyi

1 week ago 36

Liputan6.com, Jakarta - Jelita Bahar membagikan kisah perjuangannya menghadapi gangguan kecemasan atau anxiety disorder yang telah lama ia idap. Meski kondisinya kini jauh lebih stabil, putri dari Anisa Bahar ini mengaku masih terus menjalani proses pemulihan agar bisa sembuh total.

Jelita Bahar menjelaskan bahwa tingkat kesembuhannya saat ini sudah mencapai angka yang sangat signifikan dibandingkan sebelumnya. Jelita pun mengungkap kondisi terkini terkait kesehatan mentalnya tersebut.

"Sebenarnya anxiety aku sudah membaik kalau sekarang, tapi masih dalam proses semuanya. Proses penyembuhan. Karena kan anxiety tuh enggak bisa langsung sembuh gitu ya. Semua ada tahapnya, ada prosesnya gitu. Tapi aku bersyukurnya sekarang sudah semakin membaik. Sudah sekitar 85 persen lah. 15 persennya masih dicari," ujar Jelita Bahar di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Gangguan ini ternyata bukan hal baru bagi Jelita, karena gejalanya sudah mulai muncul sejak belasan tahun silam. Ia mengenang kembali awal mula merasakan keanehan pada kondisi fisiknya yang semula ia kira hanya sakit fisik biasa.

"Awalnya dari 2011-an. Aku nggak tahu kalau itu anxiety. Yang aku tahu aku pertama kali tuh sakit asam lambung. Dari asam lambung naik ke GERD. Nah, dari GERD itu langsung ke anxiety," kenangnya.

Akhirnya Relakan Karier Bernyanyi

Ketidaktahuan akan kondisi mentalnya sempat membuat Jelita merasa kebingungan dan diliputi rasa takut. Jelita menceritakan bahwa perasaan mencekam itu menghantui sebelum akhirnya mendapat jawaban pada 2019.

"Awalnya aku juga nggak tahu kalau itu anxiety. Jadi kayak kok aku ngerasa kayak takut mati, setiap aku ngelakuin apa aku takut. Apa pun itu aku takut. Nah, aku baru tahu itu aku anxiety sekitar 2019 karena aku ikut grup salah satu yang ciri-cirinya sama kayak aku, dan ternyata di situ banyak banget 28.000 orang sama persis kayak aku," kata Jelita.

Dampak dari anxiety ternyata cukup signifikan hingga melumpuhkan produktivitasnya di dunia hiburan. Jelita terpaksa harus merelakan karier bernyanyinya mandek lantaran kondisi mental yang tidak memungkinkan untuk tampil di depan publik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

"Semenjak aku anxiety itu kan aku udah enggak bisa lagi nyanyi. Udah nggak bisa lagi kegiatan. Jadi ya sangat keganggu banget sih," ungkapnya.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |