Parama Hansa Raih Rekor MURI Dalam Usia 7 Tahun, Jaya Suprana: Potensi Anak Indonesia Luar Biasa

7 hours ago 1

Jadi intinya...

  • Parama Hansa raih MURI atas prestasi lintas disiplin terbanyak di usia 7 tahun.
  • Ia unggul di seni, matematika, olahraga, serta literasi dan budaya.
  • Penghargaan ini diharapkan menginspirasi anak-anak Indonesia eksplorasi potensi.

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak catatan membanggakan dari dunia seni. Salah satunya datang dari Parama Hansa Abhipraya atau Rama. Ia meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI untuk kategori Anak Usia Dini dengan Prestasi Lintas Disiplin Terbanyak. Di usia 7 tahun, Parama Hansa membukukan pencapaian gemilang di empat bidang sekaligus: seni, matematika, olahraga, serta literasi dan budaya. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh pendiri MURI, budayawan Jaya Suprana bersama Direktur Utama MURI, Aylawati Sarwono.

Parama Hansa menunjukkan bakat luar biasa sejak usia tiga tahun. Hanya dalam empat tahun, ia mengukir prestasi di banyak bidang. Di ranah akademis, Parama Hansa menjuarai sejumlah olimpiade matematika tingkat nasional hingga internasional.

Di bidang seni, ia mahir main piano hingga menuai pengakuan dari berbagai kompetisi level nasional dan internasional. Di bidang olahraga, Parama Hansa menoreh prestasi dalam permainan catur tingkat nasional. Lebih istimewa lagi, di bidang literasi dan budaya.

Ia menulis buku serta menunjukkan kepiawaian sebagai dalang. Perpaduan kemampuan literasi dan kecintaan terhadap seni budaya tradisional Indonesia jadi nilai tambah yang langka bagi Parama Hansa. Jaya Suprana mengatakan, pencapaian Parama Hansa kombinasi dari kecerdasan intelektual, artistik, dan motorik yang jarang ditemukan dalam satu individu di usia dini. “Rekor ini bukan sekadar angka, tapi simbol potensi anak Indonesia luar biasa apabila dikembangkan secara seimbang dan multidisiplin,” katanya.

Potensi Anak-anak Indonesia

Ayah Parama Hansa, Dhaniar Aji menyebut, penghargaan MURI diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani mengeksplorasi berbagai bidang tanpa harus membatasi diri pada satu keahlian saja.

Kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta, pekan ini, ia terharu sekaligus bangga atas prestasi yang diukir Parama Hansa. Setelahnya, Dhaniar Aji mengapresiasi dukungan MURI terhadap potensi anak-anak Indonesia.

Prestasi dan Cita-Cita

“Terima kasih atas apresiasi MURI terhadap prestasi putra kami. Semoga ini memotivasi Rama mencapai prestasi dan cita-citanya, serta menumbuhkan semangat bagi anak-anak yang lain,” Dhaniar Aji menjelaskan.

Parama Hansa kini duduk di kelas 2 SD Yasporbi 1 Pancoran, Jakarta. Ia menyampaikan pesan inspiratif melalui pidato singkatnya. “Kita tidak perlu memilih satu warna untuk menggambar pelangi,” ujarnya.

Tentang Prestasi Multidisiplin

Parama Hansa mengajak anak-anak seusianya tidak takut mencoba berbagai hal baru selama itu positif. Putra pasangan Dhaniar Aji dan Nuariska Citra ini juga mengajak anak Indonesia berani mengembangkan potensi yang dimiliki.

Dhaniar Aji menyatakan, penghargaan MURI menjadi bukti prestasi multidisiplin dapat diraih sejak usia dini dengan dukungan lingkungan yang tepat, semangat belajar tinggi, dan keberanian untuk terus mencoba

Chen, Baekhyun, dan Xiumin Ingin Putus Kontrak dari Agensi, Sempat Minta Kejelasan soal Bayaran

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |