Nadya Arina Ungkap Tantangan Ekstrem Jadi Putri Duyung di Film Sebelum Tiga Puluh

23 hours ago 6

Jadi intinya...

  • Nadya Arina menjalani workshop intensif untuk peran putri duyung dan menyelam di akuarium predator.
  • Chicco Kurniawan fokus memahami psikologi dan empati karakter yang diperankannya.
  • Kedua aktor berdiskusi intensif dengan sutradara untuk mendalami karakter dan hubungan.

Liputan6.com, Jakarta - Nadya Arina mengungkap tantangan yang dihadapi dalam syuting film Sebelum Tiga Puluh. Bukan hanya adu akting dengan Chicco Kurniawan, Nadya Arina harus keluar dari zona nyaman karena tokoh yang diperankannya dikisahkan mahir menyelam. Ia pun ikut workshop khusus untuk menjadi mermaid atau putri duyung. Nadya Arina harus menjalani pelatihan intensif demi memenuhi kebutuhan visual yang diinginkan sutradara.

"Ada (workshop) dan sendirian. Tapi ya itu sih, aku selalu tertarik sama sesuatu yang merasa ini enggak mungkin buat bisa kulakukan. Aku rasa kalau ada orang yang percaya sama kamu bisa melakukan hal itu, ya sudah. Ternyata seru banget dan agak menyeramkan," ungkap Nadya Arina di Kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (30/3/2026).

Ketakutan Nadya Arina bukan tanpa alasan, sebab ia harus melakukan adegan menyelam di akuarium raksasa berisi berbagai predator laut. Meski pihak pengelola akuarium menjamin keamanan bagi para penyelam, rasa gugup tetap tidak bisa dihindari saat berhadapan langsung dengan hewan-hewan itu.

"Ya, karena kan itu di akuarium yang kalian tahulah, yang misalnya dalam satu akuarium itu ada pari, ada hiu, ada ini, ada itu. Walaupun maksudnya mereka bisa klaim itu kita aman di situ dan ikannya semuanya yang jinak katanya, tapi ya tetap saja kaget," jelasnya.

Mengerti Karakter

Sementara itu, Chicco Kurniawan yang menjadi lawan mainnya memiliki tantangan berbeda namun tak kalah menantang dari sisi psikologis karakter. Jika Nadya Arina bergelut dengan tantangan fisik di dalam air, Chicco Kurniawan lebih banyak menghabiskan waktu untuk membedah pola pikir dan empati dari karakter yang diperankannya.

"Tantangannya lebih ke mengerti karakternya. Enggak tahu kalau aku, apa pun peran yang aku lakukan, tantangan yang paling besar benaran mengerti orang. Soalnya skill set segala macam ujung-ujungnya skill yang dia punya kan. Tapi orang ini sebenarnya gimana sih? Selalu pengin mengerti itu, mau nemuin itu," kata Chicco Kurniawan.

Arah Hubungan

Proses eksplorasi karakter ini tidak dilakukan sendirian, melainkan melalui diskusi panjang bersama sutradara dan Nadya Arina. Chicco Kurniawan merasa kerja sama tim yang solid sangat membantu dalam mengatasi keraguan saat memerankan sosok yang diamanatkan dalam naskah.

"Selama proses kita banyak diskusi tentang karakternya bagaimana, arah hubungannya bagaimana. Bahkan kemarin waktu eksplorasinya berdua juga banyak diskusi lagi, banyak diskusi ini ditemani sama Mas Emil. Jadi prosesnya cukup menyenangkan," lanjut Chicco.

Selain Chicco Kurniawan dan Nadya Arina, film garapan sutradara Danial Rifki ini dibintangi Donny Damara, Dayu Wijanto, Frans Nikolas, dan komika Arif Alfiansyah. Film Sebelum Tiga Puluh akan memulai syuting pada 2 April 2026.

Adik-adik Vidi Aldiano Kompak Temani Sheila Dara Aisha, Tak Ingin Kakak Ipar Larut Dalam Kesedihan

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |