Muhammadiyah Minta Polisi yang Tewaskan Affan Ditindak Tegas

1 day ago 4

CNN Indonesia

Jumat, 29 Agu 2025 14:38 WIB

Pengurus Pusat Muhammadiyah meminta anggota polisi yang melindas pengemudi ojol, Affan Kurniawan, hingga tewas ditindak tegas. Affan Kurniawan tutup usia setelah dilindas mobil rantis Brimob. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengurus Pusat Muhammadiyah meminta anggota polisi yang melindas pengemudi ojol, Affan Kurniawan, hingga tewas ditindak tegas.

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyatakan pelaku harus bertanggungjawab atas tindakannya.

"Oleh karena itu pihak yang menabrak harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Anwar lewat pesan singkat, Jumat (29/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anwar menyatakan dalam hal ini pemerintah harus bersikap tegas, jika tidak hanya akan semakin menghilangkan kepercayaan rakyat terhadap Polri.

Ia mengatakan hal itu sangatlah berbahaya. Abbas menyatakan dampaknya pun akan sangat besar di saat masyarakat tak lagi percaya ke pemerintah.

"Untuk itu kita meminta kepada pihak penegak hukum agar jangan bersikap tebang pilih dalam penegakan hukum," ucap dia.

Affan meninggal setelah dilindas mobil rantis Brimob saat demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI pada Kamis (28/8) malam.

Kesaksian seorang kawan Affan menyampaikan bahwa mendiang sedang tidak ikut aksi, melainkan tengah mengantarkan pesanan makanan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf buntut insiden itu dan mengaku akan bertanggung jawab.

"Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan minta maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi dan tentunya kami juga tadi bertemu dengan lingkungan, ada pengurus masjid, ada [pengurus] RW," kata Sigit dalam konferensi pers di RSCM Jakarta, Jumat (29/8) dini hari WIB.

Sementara itu, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyebut telah mengamankan tujuh anggota dari satuan Brimob dan dilakukan pemeriksaan. Ia memastikan proses penyelidikan akan berjalan transparan terhadap para pelaku di Mako Satbrimob Polda Metro Jaya.

(mnf/nva)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |