Menganiaya Diri dalam Islam: Antara Dosa dan Konsekuensinya

5 hours ago 5

loading...

dalam pandangan Islam, makna menganiaya diri sendiri tidak berhenti pada tindakan fisik semata, menganiaya diri sendiri mencakup segala bentuk perbuatan zalim yang dilakukan seseorang terhadap dirinya, baik disadari maupun tidak. Foto ilustrasi/ist

Pernahkah kita melihat orang yang menganiaya dirinya sendiri atau zalim terhadap diri sendiri? Bagaimana sebenarnya hal tersebut dalam pandangan Islam? Simak ulasannya berikut ini.

Menganiaya diri sendiri, mungkin yang langsung terbayang adalah tindakan ekstrem seperti menyayat pergelangan tangan dengan benda tajam, melompat dari ketinggian, atau bahkan menenggak racun. Gambaran tersebut memang nyata dan mengerikan, karena menunjukkan bentuk kekerasan fisik yang jelas terhadap diri sendiri.

Namun, dalam pandangan Islam, makna menganiaya diri sendiri tidak berhenti pada tindakan fisik semata. Konsep ini jauh lebih luas dan mendalam. Menganiaya diri sendiri mencakup segala bentuk perbuatan zalim yang dilakukan seseorang terhadap dirinya, baik disadari maupun tidak.
Ketika seseorang melanggar perintah Allah, mengabaikan kewajiban, atau terus-menerus terjerumus dalam perbuatan dosa, sejatinya ia sedang menzalimi dirinya sendiri.

Baca juga: Mengapa di Bulan Zulkaidah Dilarang Berbuat Aniaya? Simak Penjelasannya di Sini!

Bukan karena Allah membutuhkan ketaatan manusia, melainkan karena setiap pelanggaran membawa dampak buruk bagi pelakunya—baik di dunia maupun di akhirat.

Allah Ta'ala berfirman :

اَوَلَمۡ يَسِيۡرُوۡا فِى الۡاَرۡضِ فَيَنۡظُرُوۡا كَيۡفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِهِمۡ‌ؕ كَانُوۡۤا اَشَدَّ مِنۡهُمۡ قُوَّةً وَّاَثَارُوا الۡاَرۡضَ وَعَمَرُوۡهَاۤ اَكۡثَرَ مِمَّا عَمَرُوۡهَا وَجَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُمۡ بِالۡبَيِّنٰتِ‌ ؕ فَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيَظۡلِمَهُمۡ وَلٰـكِنۡ كَانُوۡۤا اَنۡفُسَهُمۡ يَظۡلِمُوۡنَ

“.............Maka Allah sekali-kali tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri sendiri,” (QS. Ar Rum: 9)

Hal-hal yang Termasuk Menganiaya Diri Sendiri :

1. Bersikap sombong atau angkuh

Bagaimana mungkin bersikap sombong maupun angkuh masuk dalam kategori ‘menganiaya’ diri sendiri?

Kita bisa memahami konsep ini jika menggunakan kacamata kehidupan abadi, bukan kacamata dunia semata. Bukankah sifat sombong yang dimiliki oleh makhluk hanya pantas bertempat tinggal di neraka?

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |