Mahfud MD: Gaji DPR Bisa Miliaran Rupiah per Bulan

1 day ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai penghasilan anggota DPR sudah berlebihan. Menurutnya, gaji dan tunjangan yang diterima para wakil rakyat bukan hanya ratusan juta, melainkan bisa mencapai miliaran rupiah per bulan.

"Kalau memang ini cuma Rp230 juta per bulan, yang saya dengar justru miliaran per bulan," kata Mahfud dalam tayangan kanal Youtube Mahfud MD beberapa waktu lalu, Selasa (26/8).

Pernyataan Mahfud itu merespons pagu anggaran gaji anggota DPR yang tercatat dalam APBN. Pada 2023, pagu gaji anggota DPR sebesar Rp1,200,48 miliar per tahun. Kemudian pada 2024 turun menjadi Rp1,189,52 miliar, dan pada 2025 melonjak menjadi Rp1,665,62 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dirata-rata, setiap anggota DPR berpotensi menerima sekitar Rp2,8 miliar per tahun atau lebih dari Rp230 juta per bulan.

Namun, menurut Mahfud, angka itu hanya menggambarkan gaji rutin bulanan. Dia menekankan ada banyak tunjangan dan fasilitas lain yang membuat penghasilan anggota DPR membengkak.

"Rp230 juta tuh apa, itu kan yang rutin bulanan. Waktu zaman saya, gajinya resmi itu Rp4,8 juta gaji pokok. Tapi ada tunjangan jabatan, transportasi, rumah, dan lain-lain," ujarnya.

Mahfud yang pernah menjadi anggota DPR periode 2004-2008 itu mencontohkan uang reses yang mencapai Rp40 juta per tiga bulan sekali pada tahun 2004. Selain itu, anggota DPR juga mendapat tambahan penghasilan dari setiap pembahasan undang-undang.

"Dulu setiap satu UU itu ada Rp5 juta per kepala. Dalam setahun kan banyak UU yang dibahas. Belum lagi fasilitas studi banding ke luar negeri. Itu dapat tiket bisnis, hotel, sampai uang saku," kata Mahfud.

Dia juga menyebut fasilitas rumah dinas dan tunjangan sewa rumah yang nilainya tidak sedikit.

"Saya dulu dapat rumah di Kalibata, tiap enam bulan renovasi diberi uang. Kalau sewa rumah, tahun 2008 itu Rp12 juta per bulan. Kalau sekarang bisa Rp50 juta per bulan. Itu besar sekali," ungkapnya.

Mahfud menilai pola hidup hedonis sebagian anggota DPR tak lepas dari besarnya penghasilan yang diterima.

"Memang benar kalau DPR banyak dikritik, karena hidup mereka berlebihan. Menurut saya, penghasilan DPR ini sudah berlebihan," tegasnya.

(tst/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |