Karikatur ChatGPT Ramai di Instagram dan TikTok, Begini Cara Buatnya

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Karikatur ChatGPT belakangan ini menjadi populer dan banyak beredar di beragam platform media sosial (medsos), seperti Instagram, TikTok, hingga Facebook.

Hal ini terungkap lewat data internal OpenAI mencatat, terjadi lonjakan permintaan terkait kata “karikatur” di Indonesia hingga 5.100 persen dapa minggu pertama Februari 2026 dibandingkan periode sama bulan sebelumnya.

Lonjakan ini menempatkan Indonesia dalam tiga besar negara dengan peningkatan signifikan di kawasan Asia-Pasifik. Australia berada di posisi pertama, disusul Singapura, lalu Indonesia bersaing ketat dengan India dan Thailand.

Di tingkat regional, pencarian kata “karikatur” di ChatGPT memuncak pada 7 Februari setelah tren tersebut viral di media sosial.

Perusahaan juga menyebutkan, Ramadhan 2026 diyakini akan menjadi momentum di mana kreativitas pengguna terdorong untuk berkreasi. 

Cukup dengan menyesuaikan prompt, pengguna ChatGPT dapat menghasilkan beragam karikatur bernuansa bulan suci yang menarik dan kreatif.

  1. Buka ChatGPT
  2. Masuk ke menu Images
  3. Pilih fitur pembuatan gambar
  4. Unggah foto terbaik Anda
  5. Tambahkan prompt sesuai tema.

Contoh prompt ChatGPT yang bisa langsung dipakai:

Ubah saya menjadi karikatur yang terinspirasi oleh Ryu dari Street Fighter saat aku melepaskan Hadoken yang dahsyat. Tangkap posisi bertarung yang tepat dengan fokus yang intens, energi biru yang bersinar terbentuk di antara tanganku, efek gerakan dinamis, dan tanah yang retak akibat benturan. Tambahkan latar belakang arena pertarungan yang dramatis dengan debu yang beterbangan, percikan api, dan kontras pencahayaan yang kuat untuk membuat adegan terasa hidup. Buat ekspresinya garang, bertekad, dan heroik. Gunakan warna-warna berani dan gaya aksi yang berlebihan.

Prompt detail seperti ini membantu AI memahami suasana, properti, hingga ekspresi yang diinginkan. Hasilnya terlihat lebih hidup dan relevan dengan tradisi lokal.

Atau bisa coba yang ini:

Alter Ego Saya

Prompt: “Buat karikatur saya sebagai alter ego saya: [persona]. Pakaian: [detail pakaian].Properti: [properti]. Suasana hati: [suasana hati].”

Caption hook: “Saya yang sama, alam semesta yang berbeda:temui era [persona] saya.”

Speakeasy tahun 1920-an

Prompt: “Buat karikatur saya sebagai pelanggan tetap speakeasy tahun 1920-an berdasarkan semua yang Anda ketahui tentang saya. Properti: [properti]. Suasana hati:[suasana hati].”

Caption hook: “Plot twist: Saya berada di bar jazz tersembunyi pada tahun 1927.”

Ini hanyalah beberapa contoh prompt yang bisa digunakan. Ingat, untuk selalu tambahkan informasi secara detail sehingga hasilnya nanti lebih personal.

Tren Karikatur Kian Menguat

Karikatur ChatGPT Melejit di Indonesia, Permintaan Meroket 5.100 Persen. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Lonjakan ini ikut mendorong penggunaan fitur pembuatan gambar di ChatGPT. Pada periode 2 hingga 8 Februari 2026, pemakaian fitur tersebut naik 73,2 persen dibandingkan periode yang sama Januari.

Angka ini menunjukkan adopsi berlangsung cepat dalam waktu singkat.

Di media sosial, karikatur bertema Ramadan berpotensi menjadi format konten musiman yang kuat. Visual hangat dan personal mudah menarik perhatian dan meningkatkan interaksi.

Bagi kreator, jurnalis, pebisnis, hingga pengguna biasa, fitur ini bisa dimanfaatkan untuk memperkuat identitas digital saat Ramadan. Satu foto, satu prompt yang tepat, dan Anda sudah punya konten visual khas Ramadan 2026 siap dibagikan.

ChatGPT Gratis dan Go Mulai Tampilkan Iklan

ChatGPT Perketat Akses Remaja, OpenAI Tingkatkan Sistem Prediksi Usia. (Liputan6.com/ Yuslianson)

OpenAI baru saja mulai uji coba penayangan iklan di ChatGPT, setelah sebelumnya perusahaan kecerdasan buatan (AI) tersebut mengumumkan rencana tersebut pada Januari 2026.

Mengutip blog resmi perusahaan, Rabu (11/2/2026), uji coba iklan di ChatGPT ini ditujukan untuk pengguna gratis dan pengguna paket Go di Amerika Serikat.

Pelopor AI itu menegaskan, iklan di ChatGPT ini hanya akan muncul untuk pengguna dewasa yang sudah login. Pengguna di bawah usia 18 tahun tidak akan melihat iklan saat pakai ChatGPT.

Sementara itu, pengguna ChatGPT berbayar, seperti Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Education dipastikan bebas dari iklan.

"Keberadaan iklan tidak akan memengaruhi jawaban yang diberikan ChatGPT di dalam percakapan," kata perusahaan. "Iklan akan tampil terpisah dari respons AI dan diberi label jelas bertuliskan "Sponsored".

Selama masa pengujian, OpenAI menentukan iklan mana yang ditampilkan dengan mencocokkan materi pengiklan dengan topik percakapan Anda, riwayat obrolan Anda, dan interaksi Anda sebelumnya dengan iklan.

OpenAI: Riwayat Chat dan Informasi Pribadi Tak Dibagikan ke Pengiklan

Ilustrasi menggunakan ChatGPT OpenAI di smartphone (Liputan6.com/Giovani Dio Prasasti)

"Contohnya, jika Anda sedang mencari resep, Anda mungkin melihat iklan untuk paket makanan siap masak atau pengiriman bahan makanan. Jika ada beberapa pengiklan, kami akan memilih pengiklan yang paling relevan dengan obrolan Anda untuk ditampilkan terlebih dahulu," jelas perusahaan bentukan Sam Altman.

Meski menggunakan pendekatan berbasis konteks percakapan, perusahaan memastikan pengiklan tidak akan menerima data pribadi pengguna. Mereka hanya mendapatkan data terkait bagaimana pengguna berinteraksi dengan iklan tersebut.

OpenAI juga menekankan setiap riwayat chat, memori percakapan, dan informasi pribadi pengguna tidak akan dibagikan kepada pengiklan.

Selain itu, perusahaan berbasis di San Francisco, California, ini juga memberikan pembatasan tambahan penting. Iklan tidak akan tampil pada percakapan membahas topik kesehatan, kesehatan mental, dan politik.

Walau masuk ke dalam kategori akan muncul iklan, pengguna ChatGPT gratis tetap bisa menonaktifkan iklan tersebut. Namun ada konsekuensinya. Jika iklan dimatikan, batas pesan gratis yang bisa dikirim pengguna akan dikurangi. 

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |