Duet Bhita & Syafiq Raih Tiga SO di Dangdut Academy 8

6 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Nabhita Aurelia, yang dikenal sebagai Bhita, berhasil mengamankan tiket langsung ke babak berikutnya dalam kompetisi Dangdut Academy 8 (DA8) setelah penampilannya yang memukau di babak Top 37 Grup 2. Bhita, bersama Muhammad Syafiq, sebelumnya telah tampil sebagai duet dan sukses meraih tiga Standing Ovation (SO) dari para juri.

Duet Syafiq dan Bhita, yang merupakan anak didik dari Coach Fildan, membawakan lagu "Aku Rindu Padamu" yang dipopulerkan oleh Evie Tamala. Penampilan mereka disiarkan langsung oleh Indosiar pada Senin, 27 Juli 2026 malam.

Setelah penampilan duet, Syafiq juga menunjukkan kebolehannya dalam aksi solo dengan membawakan lagu "Resesi Dunia", atau dikenal pula sebagai "Global Recession", yang berhasil mendapatkan dua Standing Ovation dari dewan juri.

Penampilan Memukau di Panggung DA8

Pada babak Top 37 Grup 2 Dangdut Academy 8, Syafiq dan Bhita tampil berpasangan di bawah bimbingan Coach Fildan. Mereka sukses mencuri perhatian juri dengan membawakan lagu "Aku Rindu Padamu" milik Evie Tamala, yang berbuah tiga Standing Ovation.

Tidak hanya dalam format duet, kedua peserta juga unjuk gigi secara individu. Syafiq tampil solo membawakan lagu "Resesi Dunia" dan mendapatkan dua Standing Ovation. Sementara itu, Bhita membawakan lagu "Sudahlah" karya Iyeth Bustami, yang mengantarkannya meraih tiga Standing Ovation dan secara otomatis melaju ke babak selanjutnya.

Jejak Perjalanan Syafiq dari Perbatasan

Muhammad Syafiq, peserta asal Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 2025. Kecintaannya pada musik dangdut telah tumbuh sejak usia empat tahun, dengan lagu "Begadang" dari Rhoma Irama menjadi lagu pertama yang ia pelajari.

Meskipun sempat vakum dari dunia musik selama masa SMP hingga SMA, Syafiq kembali terinspirasi untuk bernyanyi dangdut setelah menyaksikan euforia D'Academy musim ketujuh. Untuk mengikuti audisi DA8, ia menempuh perjalanan darat dan laut yang memakan waktu tiga hari dua malam dari Pulau Sebatik menuju Jakarta. Syafiq mengidolakan alumni D'Academy seperti Fildan dan Valen DA7, mengagumi kualitas vokal serta kemampuan musikal mereka.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Syafiq dikenal sebagai sosok multitalenta yang tidak hanya memiliki suara merdu, tetapi juga mahir memainkan gitar dan seruling bambu tradisional. Ia memandang dangdut sebagai salah satu genre musik paling kompleks dan jenius, dengan tekad untuk mengangkat citra dangdut di kalangan generasi muda. Selama berkompetisi di DA8, Syafiq merasakan perubahan signifikan, terutama dalam pembentukan mental dan pelatihan vokal agar lebih "didangdutin", serta penekanan pada etika sebagai seorang penampil.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |