Banjir Rendam Sejumlah Titik Kota Serang, Ada yang Capai 1 Meter

4 hours ago 3

Serang, CNN Indonesia --

Banjir terjadi di sejumlah titik Kota Serang, Banten, Senin (12/1).

Berdasarkan data sementara, setidaknya ada 532 Kepala Keluarga (KK) yang terendam di enam kecamatan.

Salah satu lokasi banjir berada di Perumahan Grand Sutera, Kota Serang, Banten. Berdasarkan pantauan ketinggian air antara semata kaki hingga pinggang orang dewasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya kita keluar rumah, airnya udah tinggi, tadi pas keluar udah selutut ini [menunjuk lututnya]," ucap Anita, warga Perumahan Grand Sutera, usai di evakuasi menggunakan perahu karet, Senin siang.

Selain itu, ada juga yang masih bertahan di dalam rumahnya karena air belum masuk ke dalam tempat tinggal mereka. 

Bagian depan rumahnya ditutupi menggunakan karung berisi pasir, batu bata hingga kayu, mencegah air masuk ke dalam bangunan.

Banjir juga merendam RSUD Kota Serang yang lokasinya berdekatan dengan Perumahan Grand Sutera.

Sejumlah kendaraan dibiarkan terendam, sebagian lagi di evakuasi keluar lapangan parkir. Berdasarkan pantauan, masih ada aktifitas di dalam rumah sakit tersebut.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Kota Serang, ketinggian banjir di Ibu Kota Banten ketinggiannya antara 30 cm sampai 105 cm atau sekitar 1 meter.

Selain itu diperkirakan total 1.690 warga terdampak

BPBD Kota Serang mencatat setidaknya ada sembilan rumah roboh, dan 10 rumah rusak.

Korban banjir di evakuasi menggunakan perahu karet kemudian diangkut dengan mobil milik Damkar, BPBD hingga Basarnas.

Mengutip dari Antara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, mengatakan banjir terparah tercatat di Kecamatan Curug, tepatnya di Lingkungan Pulo, Kelurahan Cipete, dengan ketinggian air mencapai 105 cm. Selain itu, banjir juga merendam wilayah Kecamatan Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, dan Walantaka dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 80 cm.

Di Kecamatan Cipocok Jaya, banjir turut merendam satu fasilitas umum yakni Pondok Pesantren Riyadul Barokah.

Diat menjelaskan, selain banjir, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon tumbang di empat lokasi yang sempat menutup akses jalan dan menimpa rumah warga. Kejadian pohon tumbang tersebar di Kecamatan Kasemen, Taktakan, Serang, dan Curug.

(ynd/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |