loading...
Di tengah perang yang berkecamuk yang melumpuhkan Selat Hormuz, raksasa minyak dunia Saudi Aramco justru mencatatkan lonjakan laba yang fantastis. Foto/Dok
JAKARTA - Di tengah perang yang berkecamuk yang melumpuhkan Selat Hormuz , raksasa minyak dunia Saudi Aramco justru mencatatkan lonjakan laba yang fantastis. Perusahaan pelat merah Arab Saudi ini melaporkan kenaikan laba bersih sebesar 25% pada kuartal pertama 2026.
Hal ini membuktikan bahwa mereka punya 'jalan tikus' rahasia untuk menghindari zona perang. Laba Aramco melesat hingga USD32,5 miliar atau sekitar Rp561 triliun (dengan kurs Rp17.264 per USD) untuk periode yang berakhir 31 Maret. Lonjakan ini terjadi tepat saat dunia sedang tercekik oleh gangguan pasokan energi dan melambungnya harga minyak mentah global akibat perang AS bersama Israel melawan Iran.
Strategi Jalur Belakang Lewat Laut Merah
Keberhasilan Aramco ini bukan sekadar keberuntungan. Saat Iran secara efektif menguasai Selat Hormuz-jalur nadi yang biasanya dilalui 20% minyak dunia-Aramco melakukan manuver strategis dengan mengalihkan ekspor mereka. CEO Aramco, Amin Nasser mengungkapkan, bahwa pihaknya memaksimalkan penggunaan Pipa Timur-Barat (East-West Pipeline).
Baca Juga: Arab Saudi Penyelamat Dunia dari Kiamat Minyak? Pipa Raksasa Bypass Selat Hormuz Pompa 7 Juta Barel
Jalur pipa raksasa ini membentang membelah daratan Arab Saudi, menyalurkan minyak langsung dari ladang timur ke Laut Merah, sehingga kapal-kapal tanker tidak perlu lagi bertaruh nyawa melewati Selat Hormuz yang sedang diblokade.
"Pipa Timur-Barat kami sekarang beroperasi pada kapasitas maksimum sebesar 7 juta barel per hari," ujar Nasser.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475774/original/076652300_1768649234-pipit_image_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488515/original/050407300_1769755855-Shelter_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469443/original/087526700_1768118336-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_2.08.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5169754/original/004758200_1742544934-WhatsApp_Image_2025-03-19_at_18.19.10_b997d6cd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480015/original/036621700_1769004665-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_20.52.43.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473880/original/084419100_1768460771-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475262/original/007233400_1768560829-Tolong_Saya_2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474910/original/056805800_1768543091-sheila_dara.png)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477019/original/003543200_1768806228-New_Project.jpg)



