Alasan Jakarta Utara Jadi Elemen Krusial dalam Vidio Original Series Algojo

23 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Original Series Algojo menempatkan Jakarta Utara bukan hanya sebagai lokasi syuting, tetapi juga bagian penting dari cerita. Lingkungan yang keras, padat, dan penuh tantangan membentuk dasar untuk konflik yang dihadapi oleh karakter-karakternya.

Series ini juga menjadikan kota sebagai ruang bertahan hidup, di mana setiap keputusan lahir dari situasi yang nyata, bukan dari keinginan sendiri. Kehidupan jalanan Jakarta digambarkan apa adanya tanpa bumbu tambahan, namun tetap mempertahankan sisi kemanusiaan.

Algojo adalah series bergenre action dan drama yang memadukan aksi, konflik moral, dan dinamika kehidupan pinggiran kota Jakarta. Series ini akan tayang eksklusif mulai 16 Januari 2026.

Sutradara Rahabi Mandra menegaskan bahwa Jakarta Utara dipilih karena memiliki tekanan sosial yang kuat dan relevan dengan cerita. “Di sini, orang bukan hanya hidup tetapi mereka bertahan,” ujarnya dalam press release yang diterima tim showbiz pada Kamis, (8/1/2026).

Riset Langsung ke Dunia Jalanan Jakarta

Untuk membangun dunia Algojo, tim kreatif tidak hanya mengandalkan imajinasi. Proses penulisan dilakukan melalui riset langsung ke lokasi-lokasi yang dikenal dengan tingkat kejahatan tinggi.

Sutradara Rahabi Wandra menyatakan bahwa ide cerita sudah ada sejak awal, namun pendalaman karakter dilakukan melalui observasi lapangan. “Penulisnya juga mengalami. Mereka yang melakukan riset langsung ke lapangan,” ujar Rahabi Wandra pada acara screening & press conference Vidio Original Series Algojo di Gandaria City XXI, Kamis (8/1/2026).

Detail keseharian, dialek, hingga gestur masyarakat setempat kemudian dirangkum dan dimasukkan ke dalam skenario agar karakter terasa hidup dan terhubung.

Priok dan Sunter Dipilih dengan Pertimbangan

Pemilihan tempat seperti Tanjung Priok dan Sunter bukan keputusan acak. Lokasi-lokasi ini dipilih karena memiliki elemen konflik sosial yang kuat dan sesuai dengan dunia Algojo. Rahabi mengungkapkan bahwa latar tersebut membantu memperkuat friksi antar karakter.

“Kita memutuskan Priok atau Sunter karena memang di situ tekanannya ada dan friksi itu makin terasa,” ungkapnya.

Moral Abu-Abu dan Pilihan Hidup

Melalui Jakarta Utara, Algojo mengangkat tema besar tentang moral abu-abu. Series ini tidak membagi karakter menjadi hitam dan putih secara pasti. “Kemanusiaan itu tidak pernah hitam dan putih, tetapi tentang memilih di saat abu-abu,” ujar Sutradara Rahabi Mandra.

Jakarta Utara dalam cerita Algojo mencerminkan bahwa kerasnya kehidupan seringkali memaksa seseorang untuk membuat pilihan yang sulit, meskipun opsi tersebut bisa bertentangan dengan hati nurani.

Lanjut Baca:

Saksikan Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Jumat 9 Januari Pukul 18.30 WIB di SCTV

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |