Abdel Achrian Menyesal Tak Sempat Antar Temon ke Peristirahatan Terakhir

5 hours ago 4

Jadi intinya...

  • Abdel Achrian menyesal tidak mendampingi Temon di akhir hayatnya karena berada di Amerika.
  • Ia langsung mengunjungi makam Temon di TPU Tanah Kusir setelah tiba dari Amerika.
  • Candaan Abdel tentang ketidaksanggupan melayat Temon menjadi kenyataan, menambah penyesalannya.

Liputan6.com, Jakarta - Abdel Achrian alias Cing Abdel akhirnya buka suara soal perasaannya usai kehilangan sahabat sekaligus rekan duetnya, Simson Rarameha Ngadang atau Temon. Ia baru bisa mendatangi makam sang sahabat begitu tiba di Tanah Air dari Amerika.

"Gua itu balik dari Amerika tuh Kamis dini hari. Kamis dini hari, terus Kamis paginya gua langsung ke makamnya Temon," ujar Abdel Achrian saat ditemui di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (18/7/2026).

Seperti diketahui, Temon meninggal dunia pada 12 Juli 2026 dan jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026).

Penyesalan Mendalam Seorang Sahabat

Abdel mengaku dilanda penyesalan mendalam karena tidak bisa berada di sisi Temon pada momen-momen terakhirnya. Perasaan bersalah itu terus menghantuinya sejak mendengar kabar duka tersebut.

"Salah satu yang bikin nyesel mungkin memang gua enggak ada di saat-saat terakhir Temon. Jadi itu bikin ngerasa ada sedikit penyesalan, ngerasa nyesel bersalah gitu. Perasaan tuh enggak enak banget," ujar Abdel.

Candaan yang jadi Kenyataan

Ia teringat pernah mengucapkan candaan di salah satu kontennya bahwa dirinya tidak akan sanggup melayat jika Temon meninggal dunia. Ternyata ucapan itu benar-benar terjadi dan membuatnya semakin merasa bersalah.

"Karena beberapa waktu yang lalu tuh, di beberapa konten lah gua bilang, 'Gua kayaknya enggak sanggup deh kalau melayat lu meninggal, Mon'. Tapi benar-benar terjadi, gua enggak bisa nganterin Temon, enggak bisa melihat jenazahnya terakhir, dan enggak bisa nganterin Temon ke pemakamannya," ujar Abdel.

Awal Mula Konten Melayat

Abdel juga mengungkap konten candaan soal melayat itu sebenarnya sudah ia buat sejak lama, jauh sebelum kabar duka ini terjadi. Konten tersebut awalnya muncul saat ia bercerita soal temannya yang sakit Covid-19.

"Udah lama. Udah lama itu, lagi cerita tentang teman yang lagi sakit Covid waktu itu. Itu udah lama, sekian bulan, eh beberapa tahun yang lalu lah," ujar Abdel.

Berharap Sang Sahabat Memahami

Meski begitu, Abdel berharap Temon memahami kondisinya yang saat itu memang tidak memungkinkan untuk pulang lebih cepat. Ia menegaskan ketidakhadirannya bukan karena tidak mau.

"Mudah-mudahan Temon tahu gua lagi memang enggak bisa, bukannya enggak mau," ujar Abdel.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

4 Fakta Thank God It's Festival 2026, Termasuk Dukungan untuk Konservasi Terumbu Karang

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |