7 Film Horor Jepang Terbaru 2026 dan Jadwal Tayangnya, Wajib Masuk Watchlist

11 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Industri film horor Jepang terbaru 2026 kembali menghadirkan teror yang mencekam lewat kisah cinta yang berubah petaka, kutukan keluarga, hingga horor sosial di balik konbini. Setiap judul menawarkan ketegangan psikologis khas Jepang yang membekas lama.

Alih-alih mengandalkan jumpscare, sineas Jepang lebih suka membangun atmosfer perlahan lewat cerita urban legend, trauma masa lalu, dan kritik sosial yang dibalut horor. Pendekatan ini membuat penonton terus merasa gelisah bahkan setelah film selesai.

Artikel Liputan6.com, Selasa (14/7/2026), ini akan memberikan daftar film horor jepang terbaru 2026. Sepanjang 2026 sederet judul baru sudah dan akan tayang resmi di Jepang, lengkap dengan tanggal rilisnya masing-masing, mulai dari horor sosial di minimarket hingga horor psikologis karya sutradara legendaris.

1. The Curse — Tayang 16 Januari 2026

The Curse merupakan ko-produksi Jepang-Taiwan garapan sutradara Kenichi Ugana, sosok yang dianggap salah satu harapan besar untuk membangkitkan kembali kejayaan J-horror. Film ini mengangkat motif kutukan klasik ala Ring dan Ju-on, namun memindahkannya ke era media sosial.

Kisahnya berpusat pada Riko, seorang resepsionis salon rambut di Tokyo, yang mulai curiga setelah temannya di Taiwan meninggal secara mengerikan usai mengunggah sejumlah unggahan media sosial yang mencurigakan. Yakin ada sesuatu yang lebih gelap dari sekadar bunuh diri, Riko menelusuri jejak digital sang teman hingga menemukan dunia meme dan konten influencer yang ternyata menjadi jalan masuk sebuah kutukan supranatural.

Seiring korban terus berjatuhan, Riko bersama teman-temannya terpaksa pergi ke Taiwan untuk mengungkap asal-usul kutukan tersebut sebelum ia sendiri ikut menjadi korban berikutnya. The Curse menawarkan sentuhan gore yang cukup kental dipadu komentar sosial tentang kecanduan media sosial generasi masa kini.

2. The Convenience Store — Tayang 20 Februari 2026

Diadaptasi dari game horor indie populer karya Chilla's Art, The Convenience Store (Yakin Jiken) disutradarai oleh Jirô Nagae, sosok yang juga dikenal lewat serial Kisaragi Station. Film ini mengikuti Yukino, mahasiswi yang bekerja paruh waktu shift malam di sebuah minimarket sepi di pinggiran kota.

Rutinitas kerjanya yang biasanya tenang berubah mencekam ketika ia menerima sebuah paket misterius berisi kartu SD dari pengirim tak dikenal. Setelah menonton rekaman di dalamnya yang tampak seperti video pembunuhan, keanehan demi keanehan mulai terjadi di sekitarnya selama shift malam.

Selama tiga hari berikutnya, Yukino terus menerima paket serupa berisi rekaman baru, hingga video keempat menampilkan rekaman mencurigakan dirinya sendiri di dalam apartemen. Di tengah penyelidikan polisi atas kematian manajernya, Yukino berpacu dengan waktu untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi sebelum menjadi korban berikutnya.

3. Sawada Miyuki no Gamaland ni Ojama Shimasu — Tayang 24 April 2026

Disutradarai oleh Hiroki Nishii, film found footage ini mengangkat latar sebuah taman hiburan tua bernama Gamaland yang benar-benar ada di Ibaraki, Jepang.

Judulnya secara harfiah berarti "izinkan saya berkunjung ke Gamaland milik Miyuki Sawada", sebuah frasa formal yang biasa dipakai dalam acara televisi Jepang ketika kru mengunjungi rumah atau tempat usaha seseorang, namun dalam konteks film ini justru terasa ironis mengingat nuansa mencekam yang dibangun sepanjang cerita.

Mengusung format found footage bernuansa masa lalu, film ini menjanjikan ketegangan khas eksplorasi lokasi terbengkalai yang menjadi favorit penggemar genre tersebut, lengkap dengan misteri seputar sosok pemilik taman hiburan yang menjadi judul film.

4. Never After Dark — Tayang 6 Juni 2026 di Jepang

Ditulis dan disutradarai oleh Dave Boyle, Never After Dark dibintangi Moeka Hoshi (dikenal lewat serial Shogun) sebagai Airi, seorang cenayang keliling yang lahir dari keluarga medium dan mampu berkomunikasi dengan arwah. Selama ini, Airi berkeliling pedesaan Jepang untuk membantu roh-roh yang belum tenang menemukan jalan menuju alam baka, ditemani sang kakak, Miku (Kurumi Inagaki), yang sebenarnya juga sosok arwah setelah sebuah insiden tragis di masa lalu.

Kehidupan mereka berubah ketika keduanya diminta menyelidiki sebuah penginapan tua terpencil yang dihantui sosok mengerikan. Semakin dalam Airi menggali sejarah rumah itu, semakin ia menyadari bahwa ancaman sesungguhnya bukan datang dari dunia gaib, melainkan dari manusia yang masih hidup.

Film ini sempat meraih Midnighter Audience Award di SXSW dan Grand Jury Prize for Feature Film di Overlook Film Festival, sebelum akhirnya dirilis di bioskop Jepang pada 6 Juni 2026 dan menyusul tayang di Amerika Utara lewat Magnolia Pictures pada 25 September 2026.

5. New Group — Tayang 12 Juni 2026

New Group adalah film kedua sutradara Yuta Shimotsu setelah karya debutnya, Best Wishes to All, yang juga tayang di Shudder. Film horor-satire ini mengangkat metafora kumitaiso atau formasi piramida manusia yang dulu jadi tradisi hari olahraga sekolah Jepang, dan mengubahnya menjadi simbol menyeramkan dari tekanan konformitas sosial.

Kisahnya berpusat pada Ai, siswi SMA pemalu yang merasa terkungkung oleh tekanan sosial namun sulit melawan arus, dan Yu, murid pindahan yang justru bangga dengan independensinya serta kerap mempertanyakan aturan kaku di sekolah.

Suatu hari, murid-murid di sekolah mereka tiba-tiba mulai membentuk piramida manusia secara massal tanpa alasan jelas, dan fenomena aneh ini perlahan menyebar ke seluruh kota, membuat guru dan bahkan kepala sekolah ikut terseret ke dalam perilaku kolektif yang semakin mengerikan. New Group menjadi kritik tajam terhadap budaya konformitas Jepang, dibungkus visual yang absurd sekaligus mengganggu.

6. Kuchi ni Kansuru Enquete (The Mouths) — Tayang 3 Juli 2026

Kuchi ni Kansuru Enquete disutradarai oleh Takashi Shimizu, sang maestro di balik franchise Ju-on, dan diadaptasi dari novel karya Sesuji yang terbit tahun 2024. Film ini mengikuti enam mahasiswa, termasuk Shota Murai, yang mendengar rumor tentang sebuah lokasi angker berisi pohon terkutuk di sebuah pemakaman dan memutuskan mendatanginya untuk uji nyali.

Keesokan harinya, salah satu dari mereka menghilang tanpa jejak. Sejak saat itu, serangkaian kejadian yang tak bisa dijelaskan secara logis mulai terjadi di sekitar mereka, perlahan mendorong mereka ke ambang batas kewarasan.

Satu-satunya petunjuk yang tersisa adalah kesaksian aneh dari lima mahasiswa yang malam itu ikut berkunjung ke pemakaman, dan kebenaran yang terungkap dari kesaksian mereka berujung pada sebuah kesimpulan yang begitu mengerikan hingga hampir tak sanggup diucapkan.

7. AnyMart — Tayang 17 Juli 2026

AnyMart adalah film debut penyutradaraan Yusuke Iwasaki yang tayang perdana di Berlinale Februari 2026 dan berhasil meraih FIPRESCI Jury Prize. Menggabungkan gaya deadpan ala Aki Kaurismäki dengan horor slow-burn khas Kiyoshi Kurosawa, film ini menjadikan sebuah minimarket sebagai miniatur masyarakat Jepang yang dingin dan penuh tekanan.

Kisahnya berpusat pada Sakai, karyawan minimarket bernama AnyMart yang harus mempertahankan wajah datar dan keramahan palsu ala robot di hadapan pelanggan, sesuai tuntutan atasannya.

Di balik rutinitas kerja yang tampak biasa saja, film ini perlahan mengupas sisi gelap budaya kerja Jepang, di mana keseimbangan hidup dan pekerjaan bisa dengan cepat bergeser menjadi keputusasaan yang mengarah pada kekerasan. AnyMart tampil sebagai horor sosial yang satir sekaligus nihilistik, dengan kekerasan yang muncul tiba-tiba dan tak terduga di antara humor gelap yang diselipkan sepanjang cerita.

Pertanyaan Seputar Film Horor Jepang 2026

Apa saja film horor Jepang yang resmi tayang di 2026?

The Curse (16 Januari), The Convenience Store (20 Februari), AnyMart (2026), Never After Dark (6 Juni), New Group (12 Juni), Kuchi ni Kansuru Enquete (3 Juli), dan Sawada Miyuki no Gamaland ni Ojama Shimasu (2026).

Film horor Jepang 2026 mana yang disutradarai nama besar J-horror?

Kuchi ni Kansuru Enquete disutradarai Takashi Shimizu, sosok di balik franchise Ju-on, sehingga jadi salah satu judul paling dinanti penggemar J-horror klasik.

Apa yang membedakan horor Jepang dari horor negara lain?

Horor Jepang lebih mengutamakan atmosfer, ketegangan psikologis, dan kritik sosial dibanding kekerasan eksplisit atau jump scare berlebihan. Teror biasanya dibangun perlahan lewat keheningan dan drama personal tokoh utamanya.

Film horor Jepang 2026 mana yang paling cocok untuk pemula genre horor?

The Mountain dan Erica bisa jadi pilihan awal karena lebih menekankan misteri dan drama psikologis dibanding jumpscare intens, sementara AnyMart cocok untuk penonton yang suka horor satir dengan sentuhan komedi gelap.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |