Liputan6.com, Jakarta Rumah gaya Jepang atau Japandi belakangan menjadi tren masyarakat Indonesia karena desainnya yang minimalis, sekaligus estetik. Ciri utama dari visualnya adalah terdapatnya unsur kayu dan perabotan berwarna cokelat (earth tone) minimalis dan tidak banyak ornamen. Salah satu di antara yang mengadopsi gaya hunian ini adalah aktris, Natasha Rizki.
Dalam tayangan yang diunggah di kanal YouTube Taulany TV baru-baru ini, interior lembut dan natural khas negeri sakura itu terlihat jelas di area ruang tamunya yang luas. Unsur kayu terlihat mendominasi hampir di seluruh area, dipadukan dengan warna-warna netral seperti putih, krem, dan beige yang semakin memberi kesan bersih serta luas.
Tak hanya indah secara visual, konsep ini juga memperhatikan kenyamanan dan ketenangan bagi Natasha yang kini fokus menjadi penulis puisi. Apalagi, di ruang tamu tersebut juga terdapat perpustakaan mini yang menyatu di sana. Tamu yang datang pun bisa turut membaca buku-buku favorit Natasha Rizky, termasuk membaca karyanya berjudul "Catatan Kronik", "Ternyata Tanpamu" dan "Kamu Tidak Istimewa". Simak penampakan ruang tamu khas Jepang milik aktris yang karib disapa Caca atau Aca itu, dirangkum Liputan6, Sabtu (1/11).
Ruang Tamu yang Luas Bergaya Japandi
Ruang tamu di rumah baru Natasha Rizky langsung memikat perhatian dengan desain Japandi yang serba bersih dan harmonis. Dalam video review rumah di kanal Taulany TV itu, area ini terlihat luas dengan pencahayaan alami yang maksimal. Warna krem mendominasi dinding dan perabot, dipadukan dengan elemen kayu muda yang menghadirkan kehangatan dan kedamaian khas interior Jepang.
Desainnya menonjolkan filosofi minimalis yang fungsional namun tetap estetik. Sofa besar ditempatkan di tengah ruangan dengan karpet lembut, sementara dinding polos tanpa banyak ornamen memberi kesan lega. Konsep seperti ini cocok untuk dirinya yang selama ini dikenal pribadi yang tenang dan bersahaja. Kesederhanaan ruang tamu tersebut menjadi daya tarik utama, terlebih di sana tanpa banyak dekorasi, sehingga area terlihat bersih, modern, dan menenangkan
"Nah ini ruang tamunya kaya model Japanese, gitu," kata Caca, saat menjelaskan tiap sudut ruang tamunya.
Kental dengan Ornamen Kayu Modern yang Kalem
Dominasi elemen kayu menjadi ciri khas kuat di ruang tamu Natasha Rizky. Mulai dari rak televisi, dinding panel, hingga meja dan kursi, semuanya menggunakan material kayu muda yang bertekstur halus. Warna terang dan seragam membuat ruangan tampak hangat tanpa terasa berat di mata. Kehadiran elemen kayu bukan hanya untuk estetika, tetapi juga berfungsi menyatukan keseluruhan konsep desain.
Natasha tampak sengaja memilih kayu berpola alami agar ruangan terasa hidup, tidak kaku, dan tetap berkarakter. Hal ini membuat suasana rumah lebih organik, tenang, dan cocok untuk momen kumpul keluarga maupun refleksi. Dengan pencahayaan lampu hangat yang temaram, ruangan semakin terasa damai di malam hari.
Sentuhan modern seperti televisi layar datar dan lampu berdiri minimalis juga memberi kesan kontemporer tanpa meninggalkan nuansa alami. Ornamen jendela di atasnya juga semakin menampilkan kesan Jepang yang sesungguhnya di sana.
Meja Rendah Khas Ruang Tamu Jepang
Di tengah ruang tamu, tampak meja rendah persegi panjang bergaya Jepang yang menjadi pusat perhatian. Meja ini terbuat dari kayu polos dengan permukaan halus dan desain sederhana, mengikuti prinsip wabi-sabi atau keindahan dalam kesederhanaan.
Meja rendah seperti ini umum digunakan di rumah Jepang karena mendekatkan interaksi antar anggota keluarga. Natasha tampaknya mengadaptasi nilai tersebut untuk menciptakan suasana yang lebih akrab dan setara di rumahnya.
Dengan tambahan vas bunga mungil dan lilin aromaterapi di atas meja, tampilannya semakin selaras dengan konsep Japandi calm living, yakni rumah sebagai tempat menenangkan pikiran setelah aktivitas seharian.
4. Sofa Pendek Warna Netral yang Menyatu
Sofa berwarna krem muda menjadi elemen penting dalam menegaskan gaya Japandi di ruang tamu ini. Modelnya pendek dan mendekati lantai, memberikan kesan luas pada ruangan sekaligus menghadirkan kenyamanan. Bentuknya sederhana tanpa ornamen berlebihan, menonjolkan fungsi dan efisiensi ruang.
Warna lembut sofa berpadu dengan karpet abu terang dan lantai dengan nada sama, menciptakan transisi visual yang halus. Kombinasi ini membuat ruang tamu terasa lapang dan bersih tanpa terlihat kosong.
Pemilihan sofa rendah ini juga memperlihatkan kepekaan Natasha terhadap desain yang ramah anak. Dengan tinggi dudukan yang rendah, anak-anaknya bisa leluasa bermain atau membaca buku di ruang tamu tanpa risiko.
5. Perpustakaan Mini di Sudut Ruangan
Satu detail menarik dari ruang tamu rumah Natasha Rizky adalah adanya rak buku tinggi yang difungsikan sebagai perpustakaan mini. Rak tersebut ditempatkan di sudut ruangan dan diisi dengan berbagai buku favoritnya, serta beberapa pajangan dan catatan inspirasi kecil. Kehadiran perpustakaan mini ini memberi kesan edukasi sekaligus hangat.
Alih-alih membiarkan dinding kosong, Natasha justru mengisinya dengan hal bermanfaat yang bisa menumbuhkan kebiasaan membaca bagi anak-anaknya. Desain raknya pun tetap sejalan dengan tema Japandi yakni warna kayu muda, bentuk simetris, dan tanpa pintu kaca. Fungsional sekaligus menambah nilai estetik pada ruang tamu.
"Ini kan jadi kaya perpustakaan, Caca tuh seneng ada perpustakaan di rumah," katanya.
6. Musala Minimalis yang Hangat dan Penuh Ketenangan
Tak hanya ruang tamu yang bergaya Japandi, Natasha Rizky juga menyiapkan area khusus untuk beribadah yang tampil sederhana namun nyaman. Musala ini dirancang dengan konsep minimalis modern, tetap memancarkan nuansa hangat berkat dominasi material kayu dan pencahayaan lembut. Di bagian depan, terpajang kaligrafi bertuliskan lafaz “Allah” berwarna emas yang bersinar lembut, menciptakan atmosfer tenang sekaligus sakral.
Ruang musala ini memang tidak luas, tetapi penataannya sangat rapi dan efisien. Lantai kayu polos dipadukan dengan dinding berpanel vertikal, membuat area ibadah ini terasa nyaman dan tidak sumpek. Di salah satu sudut, terdapat rak kecil untuk menyimpan mukena, sajadah, dan Al-Qur’an yang ditata bersih. Konsep pencahayaan hangat dari bawah panel kayu juga memperkuat kesan damai, sekaligus tidak menghilangkan nuansa Japandi yang menjadi ciri khas ruang tamu di rumahnya itu.
People Also Ask
1. Apa itu konsep desain Japandi?
Desain Japandi adalah perpaduan antara gaya Jepang dan Skandinavia yang menonjolkan kesederhanaan, ketenangan, serta fungsi. Ciri khasnya adalah penggunaan warna netral, material alami seperti kayu, dan tata ruang yang rapi serta efisien.
2. Mengapa gaya Japandi cocok untuk rumah minimalis?
Gaya Japandi cocok untuk rumah minimalis karena fokus pada elemen esensial tanpa dekorasi berlebihan. Ruangan terlihat luas, bersih, dan tetap fungsional—cocok untuk rumah dengan lahan terbatas.
3. Apa keunggulan desain ruang tamu bergaya Japandi?
Keunggulannya terletak pada suasana tenang dan alami yang dihasilkan dari kombinasi warna lembut, material kayu, serta pencahayaan alami. Gaya ini juga mudah disesuaikan dengan kebutuhan keluarga modern.
4. Bagaimana cara menerapkan konsep Japandi di rumah kecil?
Gunakan warna netral seperti putih, krem, atau abu muda, pilih furnitur fungsional, dan kurangi dekorasi berlebihan. Tambahkan elemen kayu alami untuk menambah kehangatan dan kesan natural.
5. Apa inspirasi dari ruang tamu Natasha Rizky untuk rumah modern?
Ruang tamu Natasha Rizky mengajarkan pentingnya keseimbangan antara fungsi dan estetika. Desainnya yang rapi, hangat, dan natural bisa dijadikan inspirasi bagi siapa pun yang ingin menghadirkan ketenangan dalam rumah modern minimalis.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493442/original/021700200_1770217313-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_21.52.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493438/original/066384200_1770215665-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_17.43.14__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492885/original/044855500_1770188806-IMG_3861-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493341/original/052003900_1770203857-ClipDown.com_625041302_18554520172063382_5335953559707072528_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492795/original/084564600_1770185994-IMG_3813-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493318/original/043802600_1770201900-Satria_Dewa_Gatot_Kaca_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493304/original/067015600_1770201294-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_09.02.52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493293/original/010350300_1770200809-VE---Arafta---Terbelenggu-Takdir---Main-KV---KV-Master-Landscape.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493250/original/028197100_1770199166-Screenshot_2026-02-04_165913.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493221/original/045746100_1770197790-Screenshot_2026-02-04_at_16.22.51.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493197/original/088462500_1770197234-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_16.12.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493243/original/004770700_1770198700-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_14.06.54__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473503/original/044901900_1768447203-ClipDown.com_587291616_18557771968040795_8994011679642246700_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493077/original/094243500_1770193860-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493172/original/008545100_1770196302-Mandalika_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492758/original/070300300_1770183863-IMG_7277-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829166/original/017053000_1715494474-kisah_nyata_spesial.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146762/original/079795400_1740882289-Kim_Seon_Ho_dan_Cha_Eun_Woo_Kini_Satu_Agensi__Siap_Comeback_di_Proyek_Baru2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377050/original/026970200_1760074385-IMG_8595-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377883/original/060068900_1760165800-ClipDown.com_538697234_18482627983072710_432624515930713201_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5377312/original/048394600_1760088267-iPhone_17_Series_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365196/original/029127500_1759142879-WhatsApp_Image_2025-09-29_at_07.59.18__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377075/original/084585400_1760075015-IMG_8611-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5056184/original/008915700_1734509774-Andrew_Susanto_1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376985/original/021590600_1760071198-WhatsApp_Image_2025-10-10_at_09.31.50.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354573/original/075950200_1758257804-20250917_142736.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376878/original/085940400_1760064087-GNOSIA_-_JP_KV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378018/original/087489800_1760177289-marry_me_p4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376654/original/081667300_1760012276-huawei_watch_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320778/original/019694200_1755617650-IMG_0870-01.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377262/original/052668400_1760084562-Blibli3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375861/original/029428000_1759984769-iPhone_Fold_01.jpeg)