6 Orang Lagi Mati Kelaparan di Gaza karena Israel, Menambah Korban Jadi 175

3 weeks ago 18

loading...

Enam orang lagi meninggal akibat kelaparan di Gaza yang dipicu oleh blokade Israel. Ini menambah korban menjadi 175 orang. Foto/WHO

GAZA - Kementerian Kesehatan Gaza pada hari Minggu mengatakan enam orang lagi meninggal karena kelaparan dan malnutrisi di wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir. Jerman menegaskan tragedi kelaparan di Gaza disebabkan oleh blokade Israel.

Kematian baru ini meningkatkan jumlah korban tewas akibat apa yang disebut oleh badan-badan kemanusiaan internasional sebagai kelaparan yang sedang berlangsung menjadi 175 orang, termasuk 93 anak-anak, sejak perang Israel-Hamas dimulai 7 Oktober 2023.

Stasiun TV Al-Qahera yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir mengatakan dua truk yang membawa 107 ton solar akan memasuki Gaza, beberapa bulan setelah Israel secara ketat membatasi akses bantuan ke wilayah kantong Palestina tersebut sebelum melonggarkannya sedikit ketika kelaparan mulai menyebar.

Baca Juga: Dunia Bukalah Mata, Anak-anak Gaza Mati Kelaparan karena Israel!

COGAT, badan militer Israel yang mengoordinasikan bantuan, mengatakan bahwa empat tanker bahan bakar PBB telah masuk untuk membantu operasional rumah sakit, toko roti, dapur umum, dan layanan penting lainnya.

Belum ada konfirmasi langsung apakah kedua truk bahan bakar diesel tersebut memasuki Gaza dari Mesir.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan kekurangan bahan bakar telah sangat mengganggu layanan rumah sakit, memaksa para dokter untuk fokus merawat pasien yang sakit kritis atau terluka saja.

Pengiriman bahan bakar telah jarang terjadi sejak Maret, ketika Israel membatasi aliran bantuan ke wilayah kantong Palestina tersebut dalam apa yang disebutnya sebagai tekanan terhadap militan Hamas untuk membebaskan para sandera yang tersisa yang mereka tangkap dalam serangan Oktober 2023 terhadap Israel.

Israel menyalahkan Hamas atas penderitaan di Gaza, tetapi menanggapi meningkatnya kegemparan internasional, Israel mengumumkan langkah-langkah pekan lalu untuk memungkinkan lebih banyak bantuan mencapai penduduk, termasuk menghentikan pertempuran selama sebagian hari di beberapa wilayah, menyetujui pengiriman bantuan melalui udara, dan mengumumkan rute yang dilindungi untuk konvoi bantuan.

Badan-badan PBB mengatakan pengiriman bantuan melalui udara tidak mencukupi dan Israel harus mengirimkan lebih banyak bantuan melalui darat dan membuka akses ke wilayah tersebut untuk mencegah kelaparan di antara 2,2 juta penduduknya, yang sebagian besar mengungsi di tengah reruntuhan bangunan yang luas.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |