5 Fakta Jazz Gunung Bromo 2026, Termasuk Kolaborasi Musisi Tanah Air dan Mancanegara

17 hours ago 12

Jadi intinya...

  • Jazz Gunung Bromo 2026 kembali digelar ke-18 kalinya di amphitheater Bromo pada 24-25 Juli.
  • Festival ini menyuguhkan musisi beragam, kolaborasi genre, dan bazar UMKM lokal.
  • Jazz Gunung Bromo meraih Green Event of The Year 2025, mendukung pariwisata hijau.

Liputan6.com, Jakarta - Festival musik dengan vibes lain dari yang lain, Jazz Gunung Bromo, kembali digelar pada tahun ini. Event musik yang telah berusia hampir dua dekade ini dihelat di amphitheater terbuka dengan panorama Gunung Bromo sebagai latar panggung. Hasilnya, adalah paduan seni, budaya, dan keindahan alam dalam satu panggung. 

Perhalatan Jazz Gunung Bromo 2026 tidak hanya menyuguhkan pertunjukkan jazz, ajang ini juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai genre musik, seniman, komunitas, dan pariwisata. 

Ada sejumlah fakta menarik dari Jazz Gunung Bromo 2026. Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, berikut lima di antaranya:

1. Digelar ke-18 Kalinya

Jazz Gunung Bromo 2026 mempertahankan ciri khasnya sejak event ini pertama kali digelar pada 2009. 

Memasuki penyelenggaraan ke-18, tahun ini festival tersebut digelar pada 24–25 Juli 2026 di Amphitheater Jiwa Jawa Resort Bromo, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Jazz Gunung Bromo 2026 terselenggara melalui kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

2. Deretan Musisi di Jazz Gunung Bromo 2026

Jazz Gunung Bromo 2026 menghadirkan deretan musisi dari berbagai genre yang akan tampil selama dua hari penyelenggaraan.

Pada hari pertama, 24 Juli 2026, penonton akan disuguhkan penampilan Bilal Indrajaya, Bromo Jazz Camp, Isyana Sarasvati, Batavia Collective, Ring of Fire Project yang berkolaborasi dengan Sri Hanuraga dan drummer jazz asal Italia, Simone Prattico, serta Plutato featuring Cait Lin, penyanyi dan penulis lagu asal Taiwan yang dikenal dengan karakter vokalnya.

Sementara itu, pada hari kedua, 25 Juli 2026, panggung Jazz Gunung Bromo akan dimeriahkan oleh Ali, Littlefingers, Kevin Yosua Big 6, Indra Lesmana LLW (Love Life Wisdom) yang berkolaborasi dengan Eva Celia dan Teza Sumendra, serta Simone Prattico Java Collective bersama Sri Hanuraga dan Kevin Yosua.

3. Kehadiran UMKM

Selain menyuguhkan penampilan musisi dari berbagai genre, Jazz Gunung Bromo 2026 juga menghadirkan bazar UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Kehadiran bazar ini memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan kepada para pengunjung. 

4. Event of The Year 2025

Tahun lalu, Jazz Gunung Bromo menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Green Event of The Year dalam ajang Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025.

Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penerapan prinsip keberlanjutan, dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat, dukungan terhadap pariwisata hijau, hingga kontribusinya dalam menjaga dan mempromosikan budaya lokal.

Tahun ini, semangat yang sama dipertahankan dalam Jazz Gunung Bromo 2026. 

5. Tiket Jazz Gunung Bromo 2026

Tiket Jazz Gunung Bromo 2026 bisa didapatkan secara online. 

Ada sejumlah kategori tiket yang dapat dipilih sesuai preferensi penonton. Pada tahap Presale 2, tiket kategori Before Sunset dibanderol seharga Rp300.000, kategori Tribune Rp525.000, kategori VIP Rp1.200.000, dan kategori VVIP Rp2.325.000.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Alexa Ciamis Dapat SO dari Lesti Kejora, Wika Salim, & Soimah

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |